Jelang Race MotoGP Inggris 2016, Rossi: Saya Khawatir dan Ragu-ragu

Apakah Anda mengharapkan sesuatu yang berbeda di lintasan ini?
“Saya berpikir kami akan tampil cepat, tapi itu bukanlah akar masalahnya. Bahkan Lorenzo, yang biasanya amat cepat di sini juga kesulitan. Dia lebih cepat dari saya saat flying lap, meski catatan waktu kami serupa.”

PT Solid Gold Berjangka

“Saya kesulitan dengan ban depan motor, tepat pada area di mana kami sebenarnya mampu untuk membuat perbedaan di sirkuit lain. Saat Yamaha mempunyai masalah di bagian depan, maka itu akan memicu masalah lainnya. Saya pikir bahwa temperatur yang rendah memberi dampak negatif pada performa kami.”

Bagaimana di sesi pemanasan, sebuah momen terakhir untuk memperjelas sebuah keraguan?
“Tadinya saya berharap sesi ini akan kering, walau saya tidak tahu apakah punya cukup waktu buat mengubah semuanya, karena hujan juga mengubah kondisi lintasan. Sepertinya bakal ada risiko kami memulai balapan dengan tipe kompon ban yang belum pernah kami gunakan sebelumnya.”

Tapi setidaknya Anda bakal start di depan mereka?
“Posisi start kedua ini amat penting, apakah nantinya balapan dimulai dengan kondisi kering atau cuaca hujan. Saya beruntung bisa menyetel motor untuk cuaca basah pada latihan bebas 4, walau saya tidak menyukai setelan awalnya. Tim saya memutuskan dengan tepat setelah mereka memberi saran agar saya tetap memakai sasis lama. Saya yakin bisa tampil cepat saat balapan basah.”

Lalu apa yang menyebabkan masalah Anda?
Adakah keraguan lainnya?
“Ban, terutama ban depan. Saya suka dengan kompon soft, tapi sepertinya itu tidak akan bertahan hingga akhir balapan. Dengan solusi kompon hard, akan lebih sulit dikendarai dan itu juga berlaku kalau memakai ban belakang tipe yang sama.”

“Saya khawatir.” Itulah kata-kata yang bisa ditangkap dari hasil wawancara Valentino Rossi jelang balapan MotoGP Inggris 2016 di Sirkuit Silverstone, Minggu (4/9) malam WIB. Lantas apa yang membuat VR46 begitu khawatir, padahal dia telah merebut posisi start nomor 2? Berikut petikan penjelasannya kepada GPone.

Apakah kekhawatiran yang Anda rasakan jelang balapan Silverstone kali ini?
“Ini adalah akhir pekan di mana saya benar-benar paling merasakan sulitnya balapan dalam cuaca kering dan itu telah membuat saya agak khawatir. Karena pada balapan terakhir, rival saya amat dekat di belakang.”

Pada titik ini, apakah lebih baik untuk berharap balapan nanti bakal basah?
“Saat ini, saya lebih cepat saat balapan basah. Tapi di sisi lain, saya memilih untuk balapan di lintasan kering. Tentunya saya butuh tampil cepat pada dua kondisi itu. Masih ada waktu sebelum start.”

 

Siapa rival utama Anda di balapan MotoGP Inggris 2016?
“Vinales, Iannone dan Marquez, mereka tampil cepat dan konsisten. Saya tidak berada jauh di belakang mereka, tapi setelah 5 hingga 6 lap, masalah mulai menghinggapi saya. Di tikungan, saya membungkuk terlalu lama dan itu telah menyiksa ban.”

Bagaimana dengan Ducati?
“Iannone akan start dari baris ketiga dan dia punya kecepatan lebih baik dari kami dan bisa merangsek ke depan secara cepat. Ducati punya momen pembeda di lintasan lurus dan itulah yang akan menolong mereka kali ini.”

Mampukah Marc Marquez mengambil keuntungan dari situasi kali ini?
“Pada sesi awal dia tidak tampil cepat, tapi kemarin dia mulai oke. Dia bisa memutuskan buat mengambil risiko lebih saat balapan saat melihat saya dan Lorenzo kesulitan.”

HASIL MotoGP Inggris 2016: Valentino Rossi, Jangan Samakan Race Inggris Dengan Race Sepang | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makasar

Menurut Valentino Rossi itu merupakan pencapaian yang sangat bagus. mengingat di dalam race Silverstone, Inggris terjadi duel – duel yang sangat hebat. Namun Valentino Rossi tidak mau jika duel yang terjadi di tadi malam di kait kaitkan dengan duel yang terjadi di Sepang, Malaysia musim lalu.

HASIL MotoGP Inggris 2016: Valentino Rossi, Jangan Samakan Race Inggris Dengan Race Sepang. Rider andalan Yamaha Movistar Valentino Rossi mengaku sangat senang dengan gelar juara tiga yang ia raih di Race Silverstone, Inggris tadi malam.

“Marquez selalu agresif, namun jangan bandingkan persaingan ini dengan pertarungan di Sepang. Sebab, kedua pembalap memiliki target yang sama, yakni finis lebih depan,” jelas Rossi mengutip dari Motorsport, Senin (5/9/2016).

Valentino Rossi berpesan terhadap oara penikmat MotoGP yang melarangnya untuk tidak menyamakan duel sngit itu dengan duel di Sepang. Sebab duel di sepang memang berbeda dengan race Inggris. Menurut Rossi, target Rossi dan Marquez pada 2015 sudah berbeda. Ketika mentas di Sepang, Rossi berpeluang besar menjadi juara.

Pertandingan balap MotoGP Silverstone, memang berjalan dengan ketat, Marc Marquez yang mencoba melakukan perlawanan demi mendapatkan hasil yang baik harus dua kali keluar dari trek.

Kali ini Valentino Rossi meskipun sukses kalahkan Marc Marquez namun jumlah poin yang ia dapat tidak begitu banyak. dan Valenytino Rossi hanya mampu emngumpulkan poin sebanyak 160 poin. Dan Marc Marquez sendiri mempunyai poin sebanyak 210.

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka, Solid Gold Berjangka and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s