Sales Berdatangan saat Pencairan Ganti Rugi Lahan

PT. Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) | PT. Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Pencairan dana ganti rugi hari pertama di Balai Desa Glagah tak hanya dipenuhi oleh warga terdampak pembangunan bandara. Sejumlah orang berseragam nampak lalu-lalang di di halaman balai desa dengan membawa brosur-brosur.

Momen pencairan dana ganti rugi lahan warga terdampak Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) mengundang banyak tawaran pemanfaatan dana fantastis tersebut dari berbagai pihak. Tawaran tersebut mencakup tabungan, asuransi, hingga pembelian kendaraan berharga ratusan juta rupiah.

Proses pembebasan lahan milik warga terdampak Bandara Temon memang nyata mengundang minat sejumlah pihak perbankan atau marketing tertentu. Sejak fase musyawarah nilai ganti rugi, sejumlah pihak bank swasta sudah berkeliaran di lokasi guna menyebarkan brosur.

Warga yang hendak memasuki ruangan pun sesaat harus berhenti untuk kemudian diajak bicara dan dibekali dengan brosur-brosur tersebut. Paling tidak, ada 10 sales beragam produk dengan seragam warna-warni yang berkeliaran di satu titik pencairan dana tersebut pada Rabu (14/9/2016).

Dengan sabar, para sales ini juga setia menanti warga menyelesaikan tahapan pencairan ganti ruginya hingga sore menjelang.

Bahkan jika memungkinkan, ia ingin membeli tanah lagi sebagai ganti lahannya yang sudah dibeli PT Angkasa Pura I. Uang yang diterimanya pun akan digunakan untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Jika memungkinkan, uang tersebut akan digunakan untuk merintis usaha meski ia mengaku belum punya rencana satu apapun. Slamet sendiri mendapatkan ganti rugi sekitar Rp700 juta untuk sawah seluas 1.926 meter persegi miliknya.

Tenda-tenda promosi merk kendaraan tertentu sudah berdiri kawasan pesisir tersebut sejak beberapa waktu lalu. Umbul-umbul dan spanduk produk kendaraan sendiri sudah terpasang di sisi ruas jalan Daendels yang membelah desa terdampak ini.

Namun, ia mengaku belum memiliki ketertarikan sama sekali untuk menggunakan uang ganti ruginya. Pasalnya, ia sendiri tidak berniat menjual tanahnya sehingga sama sekali tidak punya kebutuhan apapun untuk dipenuhi.

Slamet Sri Bintarso, warga Desa Glagah, Temon mengatakan bahwa sejumlah tawaran sudah datang ke warga sejak 3 bulan silam. Tak hanya ada di lokasi tahapan bandara, para sales ini bahkan datang langsung ke kediaman warga untuk menawarkan produk dan programnya.

“Sudah banyak sekali yang datang ke rumah, brosurnya sampai bertumpuk banyak,” jelasnya. Para sales tersebut bahkan datang tak hanya sekali namun hinga berkali-kali.

Ia tidak berniat membeli mobil karena menurutnya belum dibutuhkan. Sementara untuk asuransi kesehatan, ia sudah merasa cukup dengan jaminan kesehatan dari pemerintah.

Bayar Lahan Bandara Baru Yogyakarta, AP I Rogoh Rp4,16 T | PT. Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Mulai dari proses sosialisasi, IPL hingga musyawarah dan pembayaran kompensasi hari kemarin. Pembayaran sendiri akan dilaksanakan sampai dengan 4 Oktober, sesuai dengan jadwal dan undangan yang telah disiapkan. Setiap harinya ada sekitar 100 warga terdampak di setiap desa yang melakukan pencairan dana, melalui rekening perbankan.

PT. Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Angkasa Pura menyediakan dana senilai Rp4,164 triliun sesuai hasil perhitungan tim apraisal. Project Manager Pembangunan Bandara NYIA, PT Angkasa Pura I, Sujiastono mengatakan semua tahapan sudah dilakukan dengan transparan.

Proses pembayaran kompensasi bandara di Kulonprogo, mulai dibayarkan. Sejak kemarin siang, warga terdampak di lima Desa Glagah, Palihan, Sindutan, Jangkaran dan Kebonrejo diundang untuk proses pengalihan hak dan pembayaran.

Sehingga kesejahteraan masyarakat akan tercapai. Dana yang disiapkan untuk pembayaran mencapai Rp4,164 triliun. Dana ini di luar biaya perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) dan uang untuk pembayaran tambak yang masih dalam proses hukum. “Kompensasi bisa berupa relokasi di atas tanah yang disiapkan,” jelasnya. Sesuai dengan data di IPL, kata dia, luasan lahan terdampak mencapai 587,26 hektare, dengan 3.044 bidang tanah.

Kemarin pagi dia mendapatkan kompensasi dua bidang tanah yang nilainya sekitar Rp2,8 miliar. “Nanti akan kita ambil jatah relokasi untuk anak-anak saya. Saya juga sudah membeli tanah di Panjatan,” jelasnya. Meski begitu Sri Purwanti belum akan mencairkan uang yang dia terimanya. Uang itu untuk sementara tetap akan disimpan di bank.

“Penggantian diberikan wajar dan layak sesuai penilaian appraisal independent,” terangnya. PT Angkasa Pura tidak hanya bertanggung jawab membayar saja. Namun mereka juga akan mendampingi masyarakat agar tepat dalam menggunakan dan membelanjakan uang sesuai manfaat.

Namun dari harga setiap meternya jauh di atas harga nilai jual obyek pajak (NKOP). Sebab di Glagah, nilai NJOP hanya sekitar Rp30 ribu per meter perseginya. “Harganya sangat layak, di atas NJOP,” terangnya. Salah seorang warga Sri Purwanti mengaku memiliki sekitar 10 bidang tanah, pekarangan, rumah dan sawah.

PT Angkasa Pura sendiri masih focus dalam pembebasan dan pembayaran lahan. Sedangkan untuk groundbreaking akan dilakukan setelah tahapan pembayaran selesai. Bagi warga yang masih menolak, dna proses hukum, akan dititipkan sampai proses hukum memiliki kekuatan hukum tetap. “Pencairan melalui tiga bank Negara, BRI, BNI dan Mandiri,” jelasnya. Kepala Desa Glagah, Agus Parmono mengatakan kompensasi yang diberikan nilainya bervariasi.

PT. Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang, PT. Solid Gold Berjangka Cabang Lampung, PT. Solid Gold Berjangka Cabang Makasar and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s