Bawa Surat Pernyataan Cuti Saat Daftar ke KPU, Ahok Masih Tunggu Keputusan MK

Solid Gold

DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) | Solid Gold

“Jadi di dalam form KPU DKI, sudah ada beberapa kotak yang harus kita contreng. Di situ ada bentuk kalimat bersedia mengambil cuti, tapi kan menunggu keputusan MK. Harus contreng dong (cuti), kalau enggak mereka (KPU) nolak,” ungkap Ahok di Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Calon Gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama Djarot Saiful Hidayat akan mendaftar ke KPU Provinsi DKI Jakarta pada hari ini. Sejumlah berkas persyaratan, termasuk surat pernyataan yang menyatakan kesiapannya untuk cuti pun telah disiapkan.

Ahok berujar, dalam kelengkapan berkas pendaftaran, ia turut melengkapi dengan surat pernyataan cuti. Namun, ia memberi penekanan pada surat pernyataan tersebut sebab gugatan uji materi yang ia ajukan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) hingga kini belum mencapai tahap pengambilan keputusan.

“Cuti itu kalau ikut peraturan mereka kan pas ketok palu, ketok palu sebagai calon. Tapi kan kita belum dengar saksi ahli hari Senin. Kita datengin saksi ahli untuk menjelaskan kenapa enggak bisa masa kampanye empat bulan harus cuti,” jelasnya.

“Ada surat pernyataan juga. Selain form, kan ada beberapa persyaratan, kita nyiapin. Surat pernyataan saya, saya tulis kita bersedia tapi sambil menunggu hasil keputusan MK,” kata Ahok.

Ahok menggugat uji materi Pasal 70 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pilkada. Sidang di MK terkait gugatan tersebut akan dilanjutkan pada Senin (26/9) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak Ahok.

Kemendagri Belum Terima Surat Cuti Ahok | Solid Gold

Berdasarkan, pasal 70 Ayat 3 Undang Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada, incumbent/petahana harus cuti selama masa kampanye. Terkait hal tersebut, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kemarin belum menerima surat cuti dari Ahok.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta bakal membuka pendaftaran pasangan calon yang diusung parpol. Termasuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selaku incumbent bakal mendaftarkan diri.

Menurut dia, cuti juga tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Yakni saat masa kampanye Pilgub 2017 dimulai. “Pengajuan cuti dilakukan saat masa kampanye,” ujar Dody.

“Kemendagri sampai saat ini belum menerima surat permohonan cuti kampanye dari Pak Ahok. Selain itu saat inikan sedang dilakukan uji materi dengan termohon pak Ahok, terkait undang-undang tentang kampanye ke MK,” ujar Humas Kemendagri Dody Ryamtadji, kemarin (20/9).

Adapun kampanye, menurut dia, dilakukan oleh pasangan cagub dan cawagub yang telah ditetapkan oleh KPU DKI.

Ditanya soal persyaratan mendaftarkan ke KPU DKI, buat petahana harus melampirkan surat cuti? Dody mengatakan, kalau merujuk undang-undang, cuti dilakukan saat masa kampanye.

“Selain itu kan penetapan cagub dan cawagub juga belum dilakukan. Saat ini masih bakal calon gubernur. Kalau mendaftar ke KPU DKI tidak perlu surat cuti. Nanti saat kampanye. Ketentuan aturannya setahu saya begitu,” ujar Dody.

Hal itu berlaku juga bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sedang mengajukan uji materi Pasal 70 Ayat 3 Undang Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada ke Mahkamah Konstitusi.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie, pada Minggu (18/9) lalu, saat launching Pilgub DKI mengatakan, semua calon kepala daerah yang telah mendaftarkan diri ke KPU DKI harus mematuhi aturan main yang telah ditetapkan.

Solid Gold

This entry was posted in Solid Gold and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s