Pelaut Indonesia yang Dibebaskan Perompak Somalia Tiba di Kenya | PT. Solid Gold Berjangka

Periode penyanderaan para pelaut ini adalah salah satu periode penyanderaan terpanjang yang pernah dilakukan perompak Somalia. Di Somalia, para pelaut ditahan di Dabagala, dekat kota Harardheere, sekitar 400 km dari ibukota Mogadishu. Harardheere dikenal sebagai wilayah utama yang dikuasai perompak Somalia.

PT. Solid Gold Berjangka

Para pelaut yang berkewarganegaraan Cina, Filipina, Kamboja, Indonesia, Vietnam, dan Taiwan disandera oleh perompak Somalia di Setchelles, pada Maret 2012. Mereka merupakan awak kapal FV Naham 3 milik Taiwan. Perompak Somalia kemudian menyerahkan para pelaut kepada pihak berwenang di kota Galkayo, Somalia, pada Sabtu (22/10) pagi.

Sebanyak 26 pelaut Asia, termasuk dari Indonesia, yang dibebaskan perompak Somalia telah tiba di ibukota Kenya, Nairobi, pada Ahad (23/10). Mereka dibebaskan setelah lebih dari empat tahun menjadi sandera di sebuah desa nelayan di Somalia.

Perompakan di lepas pantai Somalia telah mereda dalam tiga tahun terakhir. Hal ini dikarenakan kapal perusahaan swasta banyak menyewa jasa keamanan dan adanya kehadiran kapal perang internasional.

“Membahagiakan bisa berada di sini hari ini dan membawa mereka pulang, lalu menyerahkan mereka ke kedutaaan dan keluarga mereka masing-masing,” ujar Manager Oceans Beyond Piracy Wilayah Afrika Timur, John Steed, di Bandara Nairobi, Ahad (23/10).

Oceans Beyond Piracy mengatakan, para pelaut dibawa ke darat oleh perompak lebih dari satu tahun setelah pembajakan. Saat itu kapal FV Naham 3 telah ditenggelamkan.

Menurutnya proses pembebasan telah melibatkan banyak pihak, termasuk tetua suku, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Semua terlibat untuk memberikan tekanan pada orang-orang untuk melepaskan sandera ini,” katanya.

Pembajak Somalia Bebaskan 29 Sandera Setelah 4 Tahun. Termasuk ABK dari Indonesia | PT. Solid Gold Berjangka

Namun mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang, ternyata ditahan di Dabagala, dekat kota Harardheere, Somalia, sekitar 250 mil timur laut dari ibukota Mogadishu. Pembajakan mereka baru diungkapkan tahun 2014.

PT. Solid Gold Berjangka

Empat setengah tahun menjadi sandera adalah waktu yang panjang. Namun, 29 anak buah kapal Naham 3 dari sejumlah negara Asia akhirnya dibebaskan, Minggu (23/10/2016).

John Steed yang membantu merundingkan pembebasan mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami sangat senang mengumumkan pembebeasan kru Naham 3, dini hari tadi,” katanya Minggu, seperti dilansir DailyMail.

Para ABK ini sudah 4,5 tahun berada di dalam tahanan pembajak Somalia yang hingga saat ini, kondisinya masih kacau-balau. Para sandera inio diduga bisa bebas melalui tebusan melalui mediator. Sebab, motif para pembajak Somalia ini umumnya memang demi uang. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut.

Ke-29 kru kapal tersebut terdiri dari negara Kamboja, Cina, Indonesia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. Tetapi, belum dirilis nama-nama ABK tersebut. Mereka akan dipulangkan oleh pesawat kemanusiaan PBB melalui Nairobi, Kenya sebelum dikirim kembali ke negara asal mereka masing-masing.

Kapal Naham 3 adalah kapal yang disandarkan ke kapal lain, MV Albedo yang disita pada bulan November 2010 Ketika MV Albedo mulai tenggelam, awak dari Naham 3 ini melompat ke dalam air untuk menyelamatkan diri.

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s