Ketua LSM Solmet Diperiksa Polisi Terkait Laporannya Soal Fahri Hamzah | Kontak Perkasa Futures

“Hari ini, kami Solidaritas Merah Putih (Solmet) sebagai pihak pelapor yang diwakili oleh saya sendiri, hadir di sini untuk memenuhi panggilan polisi sebagai saksi pelapor berdasarkan laporan kami kepada Fahri Hamzah,” jelas Sylver kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya

Kontak Perkasa Futures

Ketua LSM Solidaritas Merah Putih (Solmet) Sylver Matutina memenuhi panggilan polisi atas pelaporannya terkait dugaan provokasi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Pemeriksaan tersebut merupakan BAP pertama sebagai pelapor.

Kedua saksi tersebut, menurut Sylver, berada di Jl Medan Merdeka Barat ketika demo 4 November lalu. “Saya waktu itu ada di belakang istana, lagi on the way, saya juga lihat di televisi yang siarkan secara live,” imbuhnya.

“Kami sebagai masyarakat Indonesia tidak mau bangsa ini terpecah belah oleh para provokator dan aktor politik, jadi kita mau saat ini harusnya bangsa ini kerja nyata,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Sylver membawa dua orang saksi untuk menguatkan laporannya tersebut. “(Saksi) yang di lokasi, ada dua ya, dia waktu itu ikut memantau,” imbuhnya.

Ia juga menyerahkan barang bukti berupa rekaman orasi Fahri yang terdapat di website Fahri. “Barang bukti rekaman kita mengambil dari website yang diunggah sendiri oleh saudara Fahri Hamzah, websitenya fahrihamzah.com langsung punya dia,” jelasnya.

Sebelumnya, Sylver melaporkan Fahri ke Polda Metro Jaya pada 11 November 2016 lalu. Dalam laporannya bernomor LP/5541/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum, Fahri dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Solmet Diperiksa Polisi Terkait Laporan untuk Fahri Hamzah | Kontak Perkasa Futures

Solidaritas Merah Putih (Solmet) kembali mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (28/11/2016).

“Hari ini kami diperiksa sebagai saksi pelapor. Sekaligus kami diminta untuk menyerahkan kronologi tertulis atas kasus yang kami laporkan sebagai barang bukti,” ujar Ketua Umum Solmet, Sylver Matutina, di Mapolda Metro Jaya.

“Ini untuk memberikan efek jera agar dalam berunjuk rasa tidak melakukan provokasi masyarakat untuk melakukan kerusuhan atau tindakan yang menjurus upaya makar dan menghina presiden,” ucap dia.

Kedatangannya kali ini untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor dalam kasus dugaan penghasutan yang dilakukan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat berorasi pada unjuk rasa 4 November 2016 di Jakarta.

Sylver menjelaskan, mereka melaporkan Fahri ke polisi untuk memberikan efek jera sehingga ke depan tidak ada lagi yang menyampaikan pendapat di muka umum dengan tidak mematuhi aturan yang berlaku dan melakukan provokasi.

Adapun laporan yang dibuat oleh Sylver tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/ 5541/ XI/ 2016/ PMJ/ Dit Reskrimum, 11 November 2016. Dalam laporan tersebut, polisi menyangkakan Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

Sylver menjelaskan, ada empat poin dalam orasi Fahri saat aksi ujuk rasa 4 November yang dia nilai memuat unsur provokasi, yakni memberi tahu cara menjatuhkan Presiden, menyebut Presiden telah melanggar hukum berkali-kali, menilai Presiden telah menginjak simbol agama, dan menuding Presiden melindungi penista agama.

Kontak Perkasa Futures

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s