Banting setir jadi karyawan, Dian Sastrowardoyo diremehkan

Dian Sastrowardoyo pernah dipandang sebelah mata saat banting setir menjadi karyawan kantor | PT Solid Gold Berjangka Pusat

PT Solid Gold Berjangka Pusat

“Dianggap sebagai ertong (artis) di kantor enggak kompeten,” kenang Dian. “Itu memacu aku berusaha dua kali lebih gigih.”

Penyandang gelar Master dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini belajar memposisikan diri sebagai pekerja, meski dia masih dianggap sebagai artis oleh orang-orang di sekitar.

“Tiap ketemu klien, saya diminta foto dan tanda tangan. Saya belajar bahwa posisi saya bukan tontonan, artis, tapi prajurit bos saya,” ucap dia.

Pengalamannya keluar dari zona nyaman untuk belajar dari nol memberi bekal pada Dian ketika kembali ke dnia hiburan.

“Saya punya etos kerja yang lebih baik,” tutup dia.

Gara-gara berkecimpung di dunia hiburan, Dian Sastrowardoyo pernah dipandang sebelah mata saat banting setir menjadi karyawan kantor.

Selama enam tahun vakum dari dunia akting beberapa waktu lalu, pemain “Ada Apa Dengan Cinta” ini melewatkannya dengan menjadi analis di sebuah kantor selama 3,5 tahun.

“Saya ngantor enggak pakai make up biar kelihatan serius,” tutur Dian di Jakarta, Rabu.

Ibu beranak dua ini berjuang melawan stigma yang menempel pada dunia hiburan, termasuk dirinya yang dilabeli sebagai aktris. Kemampuannya dipertanyakan karena artis dianggap tidak berotak encer.

Krim “ajaib” di balik kecantikan Dian Sastrowardoyo | PT Solid Gold Berjangka Pusat

PT Solid Gold Berjangka Pusat

“Saat tidur, pastikan kulit wajah sudah bersih dari make up,” kata Dian di Jakarta, Rabu.

Sebagai aktris yang dituntut untuk selalu tampil dengan riasan, Dian menaruh perhatian besar pada metode pembersihan make up.

Sebab, kulit sulit bernafas di bawah lapisan tebal riasan yang diaplikasikan make up artis profesional.

“Ada orang yang bersihin make up sekali, kalau aku dua sampai tiga kali.”

Rutinitas Dian Sastrowardoyo dalam merawat wajah tidak jauh berbeda dengan kaum hawa lainnya.

“Pakai serum, pelembab dan krim malam. Krim malam itu ‘magic’,” seloroh Dian di Jakarta, Rabu.

Menurut Dian, krim malam memberikan perbedaan mencolok pada kondisi wajah. Tak heran ini jadi barang wajib untuk menjaga kecantikan.

Aktris “Ada Apa Dengan Cinta” ini memegang teguh prinsip tidak boleh tidur dengan wajah masih berlapis riasan.

Dian Sastro merasa lebih cantik di sekuel AADC | PT Solid Gold Berjangka Pusat

PT Solid Gold Berjangka Pusat
Bersyukur atas segalanya, sesepele apa pun, membuat ibu beranak dua ini merasa hidupnya semakin positif, meski dirinya tak mungkin kembali ke masa lalu.

“Pas muda mungkin enggak tahu caranya (bersyukur) jadi rasanya ada yang enggak kesampaian,” katanya.

“Tapi begitu bersyukur, jadi menyadari banyak banget hal yang sudah saya punya,” tutupnya.

Anggapan menjadi tua adalah hal menyeramkan rupanya tidak berlaku pada Dian Sastrowardoyo.

Buktinya, aktris 34 tahun ini lebih menyukai penampilannya di sekuel “Ada Apa Dengan Cinta” (2016) ketimbang film pertama yang tayang 14 tahun silam.

“Dalam hal kecantikan, makin tua jadi tahu mana yang cocok untuk dipakai,” kata Dian di Jakarta, Rabu.

Banyak orang yang kerap tidak puas karena selalu membandingkan diri mereka dengan versi muda yang dianggap “lebih”, tapi Dian bukan salah satunya.

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s