Wanita Agen Properti Dijebak Klien, Masuk ke Kamar Lalu Didorong ke Tempat Tidur

Farah Dibba (35) harus dirawat di rumah sakit | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Kapolsek Ciledug, Kompol Sudarsana menjelaskan insiden ini bermula saat pelaku dan korban membuat janji via WhatsApp untuk bertemu.

Mereka berdua hendak bertatap muka dalam urusan jual beli rumah.

Rachmat berpura-pura sebagai klien yang akan menjual rumah. Ia pun berusaha untuk menjebak korban. Ia minta Farah datang ke kediamannya.
Sebagai orang yang berprofesi di bidang properti, Farah pun menyanggupi untuk bertemu Rachmat di rumah pelaku.

“Kemudian korban melakukan pengecekan dan melihat-lihat serta mengambil foto rumah milik tersangka itu,” kata Sudarsana kepada Warta Kota, Selasa (20/12).

Janda beranak 3 itu mengalami luka parah di mata dan wajah sebelah kiri.

Luka disebabkan pukulan benda tumpul, yaitu stun gun dan remote televisi.

Juga ditemukan luka serius pada kepala bagian belakang Farah. “Di badannya juga ada luka-luka bekas setrum. Di belakang kuping juga ada,” tutur Fadlan, Selasa (20/12).

Semua itu akibat ulah Rachmat Sesario (21). Pria yang sudah memiliki istri dan satu anak tersebut yang menganiaya dan nyaris memperkosa Farah.

Peristiwanya terjadi pada Senin (19/12) di rumah pelaku yaitu Kompleks Paninggilan Permai Blok S 19 RT 05 / RW 04 Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Adik presenter kembar Fadli dan Fadlan yakni Farah Dibba (35) harus dirawat di rumah sakit karena luka-luka yang dideritanya.

Lebih dari luka fisik, perempuan yang bekerja sebagai agen properti itu mengalami trauma yang luar biasa. Batinnya begitu terguncang.

Begini Cara Farah Dibba Adik Presenter Fadli-Fadlan Selamatkan Diri dari Pemerkosa | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Ditemukan pula luka serius pada kepala bagian belakang Farrah. “Di badannya juga ada luka-luka bekas setrum. Di belakang kuping juga ada,” tutur Fadlan.

Saat ini, pihak keluarga memutuskan untuk merahasiakan rumah sakit tempat Farrah dirawat.

Hal itu dilakukan untuk melindungi keamanan Farrah selama dia dirawat dan memulihkan diri di rumah sakit.

Sebelumnya, Fadlan menyampaikan, berdasarkan diagnosa sementara dari dokter, Farrah mengalami luka parah di mata dan wajah sebelah kiri.

Luka itu disebabkan pukulan benda tumpul, yaitu stun gun dan remote televisi, yang dilayangkan berkali-kali oleh Rachmat kepada Farrah.

Sudarsana menyampaikan, polisi masih mendalami motif Rachmat menyerang dan mau memerkosa Farrah. Hingga saat ini, Rachmat masih ditahan di Polsek Ciledug untuk diperiksa lebih lanjut.

Atas tindakannya, Rachmat sementara dikenakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Namun, polisi membuka kemungkinan menjeratnya dengan pasal berlapis jika dalam pemeriksaan lanjutan ditemukan hal lain, salah satunya mengenai upaya pemerkosaan.

Peristiwa itu terjadi di Kompleks Perumahan Paninggilan Permai, Ciledug, Kota Tangerang, Senin (19/12/2016).

“Korban menggigit tangan kanan tersangka. Hal itu dijadikan alasan tersangka untuk menyerang korban.

Padahal, kan enggak mungkin orang tiba-tiba menggigit tangan orang lain. Apalagi mereka baru saling kenal,” kata Sudarsana kepada Kompas.com di Polsek Ciledug, Selasa (20/12/2016) malam.

Rachmat Sesario, terduga penganiayaan terhadap Farrah Dibba (35), adik dari artis peran Fadli dan Fadlan, beralasan menyerang korban karena tangannya digigit.

Padahal, menurut Kapolsek Ciledug Komisaris Sudarsana, Farrah menggigit pelaku untuk membela diri karena pelaku menyetrum, memukul, hingga akan memerkosa Farrah.

Pengakuan Pelaku Penganiayaan Farah Dibba kepada Penyidik | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar
“Untuk motifnya, pelaku belum terbuka, kita masih gali. Yang baru kami ungkap adalah penganiayaan, pasal 351 KUHP. Kalau korban, dia mengalami luka parah di mata sebelah kiri, kepala memar, tangan, badan bekas setruman,” terangnya.

“Barang bukti sudah kita amankan, senter yang digunakan untuk menyetrum korban, remote tv yang sudah rusak digunakan memukul, informasi korban (Farah Dibba) sempat dibekap menggunakan bantal juga sudah kita amankan sebagai barang bukti,” tandas Kapolsek Ciledug.

Adapun menurut pengakuan tersangka melakukan penganiayaan terhadap Farah Dibba, dijelaskan Kapolsek lantaran pelaku digigit oleh korban.

“Dia (pelaku) mengaku digigit lalu dia melakukan pemukulan. Tapi kan kita masih selidiki lagi, penyebab dia digigit itu apa, kan gak mungkin korban yang dipukulinya tiba-tiba menggigit tanpa ada sebab, jadi masih kita telusuri,” jelasnya menambahkan.

Farah Dibba sendiri kini masih terbaring di rumah sakit yang masih dirahasiakan namanya dengan alasan keamanan. Pun pasca kejadian penganiyaan, Farah Dibba mengalami luka memar disekujur badannya lantaran disetrum, kemudian kepala bagian belakang memar, tangan luka-luka dan terparah bagian mata kiri lebam.
“Sudah di tahan di kantor kami. Dan kami sudah melakukan pemeriksaan, dari korban kemudian saksi-saksi korban juga, saksi yang membantu yakni tetangga dan warga sekitar. Termasuk juga sudah dilakukan pemeriksaan kepada tersangka semalam,” kata IK Sudarsana, Kapolsek Ciledug di Polsek Ciledug, Tangerang Kota, Selasa (20/12/2016).

Usai menahan tersangka Rachmat Sesario, pelaku penganiayaan perempuan, Farah Dibba, yang juga merupakan adik dari Fadli dan Fadlan, pihak kepolisian Polsek Ciledug telah melakukan pemeriksaan.

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s