Nadine Alexandra dan Luna Maya jadi pemanis sekuel Filosofi Kopi

Sekuel film Filosofi Kopi bertambah manis dengan kehadiran Nadine Alexandra | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Sementara Luna merasa keterlibatannya dalam Filosofi Kopi: Ben & Jody sebagai pengobat kangen setelah beberapa waktu lebih banyak beraksi di televisi.

Luna terakhir muncul di layar lebar sebagai Dina dalam film bergenre action/thriller berjudul Killers (2014) garapan Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel alias Mo Brothers.

Tentang karakter Tarra yang diperankannya, Luna mengakui ada sedikit persamaan.

“Tarra itu perempuan masa kini yang mandiri banget. Tidak bergantung pada orang lain dan fokus bekerja. Dia juga percaya bahwa mewujudkan mimpi yang besar dimulai dari hal kecil. Saya rasa banyak perempuan muda yang punya karakter seperti ini,” jelasnya kepada Beritagar.id.

Syuting Filosofi Kopi: Ben & Jody telah dimulai sejak 3 Januari 2017 dan akan berjalan sekitar sebulan. Lokasi tidak hanya di Jakarta, tapi juga Bali, Yogyakarta, Makassar, dan Toraja.

Terutama bagaimana cara membuat kopi, juga proses dari awal hingga akhirnya kopi tersebut terhidang di atas meja,” kata aktris yang terakhir muncul dalam Komedi Moderen Gokil (2015).

Agar bisa mendalami karakternya sebagai Brie yang dikisahkan seorang barista, Nadine membekali diri dengan banyak membaca buku dan menonton film dokumenter tentang kopi.

“Brie itu perempuan yang kompleks. Dia sarjana Strata 2 Jurusan Agrikultur di Melbourne University, Australia. Benang merah kenapa dia bisa berakhir sebagai barista di Jakarta itu yang menarik buat saya. Menyenangkan sih bisa membawa karakter tokoh ini ke layar lebar,” terang Nadine yang terikat kontrak untuk tidak membocorkan lebih detail perihal perannya.

Pasalnya ide cerita juga berasal dari Christian Armantyo yang menciptakan tokoh Tarra dan Frischa Aswarini, penggagas tokoh Brie. Keduanya merupakan pemenang sayembara #NgeracikCerita #Benjodyidea yang berlangsung sejak awal 2016.

“Ada empat ide cerita yang saya racik jadi satu dalam sekuel ini. Pertama dari saya, kemudian Jenny Jusuf (penulis skenario film pertama, red.), juga dari Arman dan Frischa. Hasilnya kemudian kami perlihatkan kepada Dee,” pungkas Angga.

Nadine yang bukan penikmat kopi mengaku bahwa bergabung dalam proyek ini memberinya tantangan dan banyak pengetahuan baru.

Hal tersebut terendus seturut kehadiran Nadine yang memerankan Brie dan Luna sebagai Tarra. “Kalau di film pertama hanya ada El (diperankan Julie Estelle) sebagai karakter perempuan yang menemani Ben dan Jody, sekarang ada dua orang,” tutur Angga Sasongko selaku sutradara.

Untuk sampai pada keputusan menggaet Nadine dan Luna, Angga mengaku terlibat diskusi yang panjang dengan tim.

Intinya mereka ingin pemeran dua tokoh baru ini harus punya keunikan secara fisik dan kemampuan akting. Kriteria tersebut ada dalam diri Nadine dan Luna.

Hal menarik lain yang tidak tersaji dalam Filosofi Kopi (2015) adalah perihal cerita. Kisah tentang Ben dan Jody kini tidak lagi semata bertumpu pada versi cerpen.

Kalau mau minum kopi hitam doang tanpa gula, mungkin yang enggak biasa akan merasakan pahit. Tapi, kalau melihat mereka berdua serasa cappuccino dan latte,” ujar Chicco (32) mencoba berfilsafat.

Dua jenis minuman yang disebutkan Chicco tadi terdiri dari dua komposisi dasar, yaitu kopi bubuk yang sangat halus (espresso) bercampur susu (textured milk) sebagai pemanis.

Sebagai sekuel dari hasil adaptasi cerita pendek karya Dewi “Dee” Lestari, Filosofi Kopi: Ben & Jody yang direncanakan tayang medio Juli 2017 bakal menyajikan banyak kejutan baru. Terjadi peningkatan juga dalam skala produksi dibanding film pertama.

Sekuel film Filosofi Kopi bertambah manis dengan kehadiran Nadine Alexandra (25) dan Luna Maya (33). Keduanya resmi diperkenalkan Visinema Pictures dalam konferensi pers yang berlangsung di kedai Filosofi Kopi, Blok M Square, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

Chicco Jerikho (pemeran Ben) dan Rio Dewanto (Jody) turut menghadiri acara tersebut. Sebagai seorang barista yang sehari-hari bertekun dengan kopi dengan segala perpaduannya, Ben mengibaratkan kehadiran Nadine dan Luna sebagai penyeimbang.

Filosofi Kopi Berlanjut ke Sekuel, Berikut Sedikit Bocoran Jalan Ceritanya! | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar
Sutradara Angga Dwimas Sasongko, menuturkan bahwa dengan adanya dua karakter tersebut, akan terdapat banyak kejutan di sekuel ini.

“Karakternya digulirkan dan bakal banyak surprise baru, tentang kelanjutan hidup setiap karakter yang nggak ada di film sebelumnya,” ucap Angga.

Selain itu, jika di film Filosofi Kopi pertama hanya Chicco yang menjadi co-produser, kini Rio Dewanto turut ikut menjadi co-produser film gang tayang pertengahan Juli 2017 ini.

Film ‘Filosofi Kopi: Ben & Jody’ masih akan menjalani proses syuting hingga Februari 2017 mendatang, dan mengambil latar sejumlah daerah seperti Bali, Jogjakarta, Makassar dan Toraja.

Dalam sekuel ini, juga terdapat dua karakter baru yakni Tarra dan Brie. Tarra merupakan seorang wanita mandiri, yang akan turut mewarnai kehidupan Ben dan Jody. Sementara Brie, merupakan barista cantik asal Meulbourne.

Tarra diperankan oleh Luna Maya, sedangkan peran Brie akan dihidupkan dengan Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexander.

Tampaknya, kehadiran mereka juga akan menguji persahabatan Ben dam Jody.
”Lebih ngomongin persahabatan seperti apa sih. Bagaimana kalau sahabat suka sama satu orang,” kata Chicco memberi bocoran.

“Kalau dulu mungkin (Filosofi Kopi) yang pertama lebih membicarakan masalah persahabatan kemuadian hubungan antara anak dan orang tua. Kalau yang kedua ini kita lebih membicarakan persahabatan, percintaannya, ada soal bisnis,” kata Rio Dewanto saat ditemui di sela syuting ‘Filosofi Kopi: Ben & Jody’ di kedai Filosofi Kopi, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

Film adaptasi dari cerita pendek, di novel karya Dewi Lestari yakni Filosofi Kopi resmi berlanjut ke sebuah sekuel. Sekuel tersebut berjudul ‘Filosofi Kopi: Ben dan Jody’.

Dalam sekuel ini, hubungan kedua tokoh utama yakni Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) akan semakin rumit.

Vakum Lama, Luna Maya Main Film Sekuel ‘Filosofi Kopi’ | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

“Tarra itu sebenarnya kalau saya lihat perempuan masa kini gitu. Kadang-kadang saya melihat Tarra itu seperti diri saya sendiri juga. Wanita independen yang tidak bergantung sama orangtua dan bekerja sebagai seorang pekerja,” jelas Luna

“Dia percaya sekecil apapun mimpinya untuk menjadi seorang pengusaha mulai dari kecil pun dia punya visi yang gede. Visioner. Jadi, saya pikir cukup merefleksikan banyak perempuan muda,” terang Luna lagi.

Sudah lama juga nggak balik ke film, dan di awal tahun dimulai lagi dengan kembali ke film setelah sekian lama vakum. Seru banget sih kembali lagi ke film,” ujar Luna saat ditemui di kawasan Blok M, Square, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2017).

Berperan sebagai Tarra, Luna menjelaskan tentang peran yang dilakoninya. Dia bakal beradu akting dengan Rio Dewanto, Chicco Jerikho dan Nadine Alexandra.

Mengawali 2017, Luna Maya memulai resolusi tahun barunya dengan berakting dalam sekuel film ‘Filosofi Kopi’. Film garapan Angga Dwimas Sasongko itu membuatnya bersemangat main film.

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s