Bank Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Sesuai Prediksi

Pertumbuhan Perekonomian Kalimantan Barat tahun 2016 cukup positif | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka

Pertumbuhan kata Dwi membaik karena membaiknya kinerja ekspor luar negeri, serta terjaganya komponen Konsumsi Rumah Tangga yang turut mendorong perbaikan ekonomi Kalbar sepanjang tahun 2016.

“Peningkatan signifikan pada sektor pertambangan, serta perbaikan kinerja sektor pertanian dan industri pengolahan turut pula mendorong perbaikan kinerja perekonomian Kalbar sepanjang tahun 2016,” ujar Dwi.

Sebelumnya Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kalbar semakin membaik pada tahun-tahun mendatang.

Dwi mengatakan Bank Indonesia sebelumnya memprediksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalbar dapat tumbuh pada rentang 5,18-5,68% (yoy) pada tahun 2016.

Pertumbuhan mampu mencapai angka pertumbuhan 5,22 persen atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya tumbuh 5,02 persen.
“Pertumbuhannya sesuai prediksi BI Kalbar, bahwa pertumbuhan ekonomi Kalbar tahun 2016 akan diatas Nasional.

Jika kita lihat perekonomian Kalbar dibanding 2015 lebih baik. Pertumbuhan ekonomi nasional PDB Triwulan IV-2016 -1,77 persen (qtq), 5,02 persen (ctc) dan 4,94 persen (yoy),”ujar Dwi pada Senin, (6/2/2017).

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Dwi Suslamanto mengatakan angka pertumbuhan sesuai prediksi Bank Indonesia.

Pertumbuhan Perekonomian Kalimantan Barat tahun 2016 cukup positif.

Baca Juga : Rata-rata pendapatan orang Indonesia capai Rp47,96 juta | PT Solid Gold Berjangka

BI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Sumsel | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka

Apalagi, kata dia, investasi yang masuk ke provinsi tersebut bakal semakin marak mulai tahun ini sebagai persiapan menyambut Asian Games 2018 di Palembang.

“Sangat mungkin Sumsel bisa di atas 6% pada tahun ini, kita lihat dulu perkembangannya,” katanya.

Angka 5,03% itu bagus, masih dalam momentum pertumbuhan yang kami perkirakan meski lebih sedikit, tapi kan itu bagus kalau lebih,” katanya, Senin (6/2/2017).

Seto menambahkan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang melampaui proyeksi itu belum membuat bank sentral merevisi proyeksi perekonomian Sumsel pada tahun ini.

Namun demikian, pihaknya semakin optimistis Sumsel bisa mencetak pertumbuhan ekonomi hingga 6% pada tahun ini.

Angka 5,03% itu bagus, masih dalam momentum pertumbuhan yang kami perkirakan meski lebih sedikit, tapi kan itu bagus kalau lebih,” katanya, Senin (6/2/2017).

Seto menambahkan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang melampaui proyeksi itu belum membuat bank sentral merevisi proyeksi perekonomian Sumsel pada tahun ini.

Namun demikian, pihaknya semakin optimistis Sumsel bisa mencetak pertumbuhan ekonomi hingga 6% pada tahun ini.

Pertumbuhan Ekonomi Lebihi Ekspektasi | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka

Selanjutnya, investasi tercermin dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga tumbuh 4,48 persen dan berkontribusi 32,57 persen ke kue ekonomi. Sedang konsumsi pemerintah laju negatif 0,15 persen. Padahal, porsi 9,45 persen ke perekonomian. Pengeluaran konsumsi pemerintah terkontraksi terutama dipicu penurunan belanja bantuan sosial.

Hal senada terjadi pada sektor ekspor dan impor masing-masing negatif 1,74 persen dan minus 2,27 persen. Ekspor terkontraksi dipicu kontraksi pada ekspor barang minyak dan gas (migas) dan non migas, meski ekpor jasa menguat seiring dengan pertumbuhan jumlah turis asing. Sedang impor turun menyusul koreksi impor bahan baku dan penolong seiring pelambatan pertumbuhan industri manufaktur hanya 3,36 persen (yoy).

Selanjutnya, sektor informasi dan komunikasi mengekor di kisaran 8,87 persen, dan diikuti sektor jasa lain 7,8 persen. ”Tulang punggung pertumbuhan ekonomi sepanjang 3 tahun terakhir dipegang industri pengolahan dengan kontribusi 0,92 persen,” ulasnya.

Dari sisi pengeluaran, pengeluaran konsumsi rumah tangga menguat dengan tumbuh 5,01 persen dan mengambil porsi 56,5 persen dari seluruh perekonomian. Konsumsi lembaga non-profit rumah tangga (LNPRT) juga tumbuh positif 6,62 persen (yoy) dengan porsi 1,16 persen terhadap perekonomian. Itu sejalan dengan peningkatan aktivitas kegiatan organisasi masyarakat dan partai politik untuk persiapan dan pemilihan kepala daerah serentak di 101 daerah.

”Jadi, kami percaya ke depan pertumbuhan ekonomi bakal menjadi lebih kencang dengan dukungan fundamental kuat,” tutur Kepala BPS Suhariyanto, di Jakarta, Senin (6/2).

Suharyanto mengaku, pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal IV 2016 hanya mencapai 4,94 persen (yoy) atau lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya, 5,01 persen. Tetapi, kalau dilihat, secara harga berlaku nilai produk domestik bruto (PDB) kuartal IV 2016 mencapai Rp 3.194 triliun naik dari kuartal IV 2015 sejumlah Rp 2.942 triliun.

Kemudian dari sisi produksi, tahun lalu pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai sektor jasa keuangan dengan rekor 8,9 persen. Itu akibat pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) jasa perantara keuangan dan pertumbuhan pendapatan operasional lembaga pembiayaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) optimistis perekonomian lebih kencang dan melangkahi level 5,1 persen. Dasarnya, rekam jejak tahun lalu, ekonomi mencapai 5,02 persen, di bawah target anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBNP) sebesar 5,2 persen. Itu juga lebih besar dari periode 2015 di kisaran 4,88 persen.

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s