Dibuka Melemah Tipis, Rupiah Berpotensi Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini melemah | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

Adapun pada hari ini, dengan asumsi dan harapan bahwa nilai tukar dolar AS masih akan cenderung melemah karena kondisi internal AS, maka laju rupiah dapat mengambil kesempatan tersebut untuk kembali menguat. Menurut Reza, adanya sinyal dan tren penguatan rupiah dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk kembali melanjutkan penguatan dan meninggalkan fase sideways-nya.

“Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13.392 dan resisten 13.309,” katanya.

Analis Senior Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, masih cenderung melemahnya laju dolar AS sebagai imbas dari variatifnya rilis data-data AS sebelumnya dimana kenaikan manufacturing dan nonfarm payrolls AS diimbangi penurunan ISM non-manufacturing business activity, ISM non-manufacturing PMI, dan ISM non-manufacturing new orders memberikan kesempatan bagi Rupiah untuk tetap terapresiasi.

“Penguatan rupiah pun turut terbantukan kenaikan euro setelah Menteri Keuangan Jerman menyampaikan bahwa nilai tukar euro dianggap rendah bagi ekonomi Jerman,” ujar Reza, Selasa (7/2).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (7/2) dibuka melemah tipis 3 poin di kisaran Rp 13.323 per dolar AS. Laju rupiah perlahan menguat hingga Rp 13.315 per dolar AS pada pukul 09.12 WIB.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Senin (6/2), rupiah ditutup menguat di kisaran Rp 13.320 per dolar AS setelah dibuka di Rp 13.338 per dolar AS. Adapun rentang gerak rupiah hari ini diperkirakan berada di kisaran Rp 13.314 – 13.329 per dolar AS.

Baca Juga : Pasar Saham AS Tertekan Harga Minyak dan Donald Trump | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

Pagi Ini, Laju Rupiah Bergerak Melemah | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang
“Calon presiden Prancis menginginkan disintegrasi dari Zona Euro, dolar AS juga menguat tipis di tengah berita tersebut,” tutur Rangga.

‎Dari dalam negeri, kata Rangga, laju rupiah untuk menguat akan tertahan mengikuti sentimen positif pasar obligasi global tersebut, meskipun aliran dana masuk ke surat utang negara.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah tipis 3 poin ke level Rp 13.323 dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp 13.320 per dolar AS.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, obligasi Amerika Serikat turun drastis seiring meningkatnya risiko Uni Eropa yang terpicu oleh pencalonan Presiden Prancis.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (7/2/2017) pagi bergerak di zona merah.

Rupiah Diramal Punya Kesempatan Tetap Terapresiasi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

Dia menambahkan jika rilis data-data ekonomi dapat direspons baik. Diperkirakan rupiah pada perdagangan hari ini akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.375/USD dan resisten Rp13.305. Dengan asumsi dan harapan bahwa nilai tukar USD masih akan cenderung melemah karena kondisi internal AS maka laju Rupiah dapat mengambil kesempatan tersebut untuk kembali menguat.

“Adanya sinyal dan tren penguatan Rupiah dapat memberikan ruang bagi Rupiah untuk kembali melanjutkan penguatan dan meninggalkan fase sideways nya. Diperkirakan Rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.392/USD dan resisten Rp13.309/USD,” paparnya.

Sebelumnya kami sampaikan dengan melemahnya laju USD, harapan kami masih sama dimana diharapkan laju penguatan rupiah dapat terjaga. Adanya sinyal penguatan dapat memberikan ruang bagi Rupiah untuk kembali melanjutkan penguatan,” terangnya di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Sementara itu menurutnya rilis GDP yang di bawah estimasi tampaknya tidak menghalangi laju IHSG untuk berada di zona hijau melanjutkan penguatan sebelumnya. Masih cenderung melemahnya laju USD sebagai imbas dari variatifnya rilis data-data AS sebelumnya dimana kenaikan manufacturing dan nonfarm payrolls AS diimbangi penurunan ISM non manufacturing business activity, ISM non-manufacturing PMI dan ISM non manufacturing new orders jadi peluang untuk rupiah.

Sebelumnya kami sampaikan dengan melemahnya laju USD, harapan kami masih sama dimana diharapkan laju penguatan rupiah dapat terjaga. Adanya sinyal penguatan dapat memberikan ruang bagi Rupiah untuk kembali melanjutkan penguatan,” terangnya di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Sementara itu menurutnya rilis GDP yang di bawah estimasi tampaknya tidak menghalangi laju IHSG untuk berada di zona hijau melanjutkan penguatan sebelumnya. Masih cenderung melemahnya laju USD sebagai imbas dari variatifnya rilis data-data AS sebelumnya dimana kenaikan manufacturing dan nonfarm payrolls AS diimbangi penurunan ISM non manufacturing business activity, ISM non-manufacturing PMI dan ISM non manufacturing new orders jadi peluang untuk rupiah.

 

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s