8 Komoditi Kena PNBP Bongkar Muat, Cost Logistik Membengkak

Kementerian Perhubungan menetapkan delapan komoditi yang terkena kewajiban PNBP | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Dikonfirmasi Bisnis, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kemenhub, Bay Mohamad Hasani mengatakan, pengenaan PNBP kegiatan pengawasan bongkar muat di pelabuhan itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Makanya instruksi Dirjen Hubla itu harus dijalankan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jakarta, I Nyoman Gde Saputera mengatakan, sesuai dengan beleid itu barang dalam kontener atau peti kemas domestik maupun internasional yang dibongkar muat di Pelabuhan Priok tidak dikenai PNBP.

“Sampai hari ini di Priok tidak ada kendala soal kewajiban PNBP untuk pengawasan bongkar muat itu,”ujarnya.

Kendati begitu,ujar dia, proses administratif pembayaran PNBP bongkar muat di Priok belum terintegrasikan dengan sistem inaportnet.

“Kalau pembayaran uang jasa labuh di Priok saat ini sudah terintegrasi dengan inaportnet,”ujar dia.

engenaan kewajiban membayar PNBP terhadap bongkar muat komoditi khusus dan dianggap mengganggu tersebut diatur melalui instruksi Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub No:UM.008/3/12/DJPL.17 tentang Pelaksanaan Pengawasan Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Terkait Dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Beleid itu ditandatangani Dirjen Hubla Kemenhub Tonny Budiono pada 11Januari 2017, yang sekaligus mengintruksikan pengawasannya dilaksanakan oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama, Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Kepala UPT Penyelengara Pelabuhan.

Dalam beleid itu disebutkan, pengawasan bongkar muat barang terkait pungutan PNBP itu berlaku di pelabuhan umum, terminal khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang melakukan kegiatan bongkar muat barang umum, dan tempat alih muat barang antarkapal atau ship to ship.

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto mengatakan, meminta kejelasan kewajiban PNPB tersebut dibebankan kepada siapa, sebab selama ini PNBP tidak pernah ada dalam komponen OPP/OPT atau tarif bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Perusahaan bongkar muat di pelabuhan sangat keberatan dengan PNBP itu, karena itu nantinya akan dibebankan kepada pemilik barang. Pasti akan menambah tinggi cost logistik,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (23-2-2017).

Fuadi mengatakan, APBMI sudah melakukan pembahasan dan kordinasi internal dengan seluruh perusahaan bongkar muat (PBM) di Indonesia yang merupakan anggota APBMI.

“Kami minta tidak perlu ada PNBP bongkar muat sebab selama ini PBM sudah memenuhi semua kewajiban yang berasal dari pajak kepada negara.Ini kan jadi tumpang tindih,” tuturnya.

Kemudian, komoditi yang tergolong mengganggu al; besi dan baja, scrap/besi tua, alat berat, serta barang logam dan batangan.

Ketua Umum DPP Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) M.Fuadi mengatakan, pelaku usaha bongkar muat keberatan dengan adanya kewajiban PNPB sebesar 1% dari ongkos pelabuhan pemuatan/ongkos pelabuhan tujuan (OPP/OPT) itu.

Kementerian Perhubungan menetapkan delapan komoditi yang terkena kewajiban PNBP terkait kegiatan pelaksanaan dan pengawasan bongkar muat barang di pelabuhan.

Kedelapan komoditi itu yakni yang tergolong barang khusus al; kayu gelondongan, barang curah yang tidak tidak menggunakan pipanisasi atau conveyor,rel, dan ternak.

Belarusia Lirik Kerjasama Bidang Perekonomian di Sulsel | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Tahun lalu, kami sudah memasukkan truk untuk pertambangan ke Sumatera. Khusus bidang teknologi Belarusia telah memasok pesawat sukhoi untuk Indonesia. Dan dalam waktu dekat, Belarusia akan mengirim dua unit sukhoi ke Sulawesi Selatan,”ujarnya.

Vladimir mengungkapkan, ada banyak sektor yang bisa dikerjasamakan, dan pihaknya berharap pemerintah provinsi dapat melakukan kunjungan balasan ke Belarusia.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut dengan baik rencana kerjasama yang akan dilakukan, terutama dalam memasarkan komoditi unggulan Sulsel. Saat ini, produk hasil perikanan seperti olahan kayu, udang dan telur ikan terbang memiliki nilai USD 1,7 juta yang dikirim ke negara tersebut.

“Kami harap, akan ada komoditi lain di Sulsel yang bisa dikirim ke Belarusia, termasuk pertanian,” paparnya.

Untuk sektor pendidikan, Ia menjelaskan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Rektor Unhas, Dwia Aristina membahas pertukaran mahasiswa antarkedua negara. Sedangkan di bidang pertambangan, Belarusia menawarkan truk-truk besar ke PT Vale.

Vladimir menjelaskan, pertemuan dengan Gubernur Sulsel menjajaki kerjasama dibidang perekonomian, Sulsel merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi alam sangat besar. Salah satunya sektor perikanan, dimana pihaknya sudah memasok beberapa produk perikanan dari Sulsel seperti telur Ikan Terbang.

“Saya berharap kerjasama ini akan membuka peluang yang lebih besar lagi, untuk semua sektor,” kata Vladimir, Kamis (23/2/2017).

Provinsi Sulawesi Selatan, kembali dilirik untuk melakukan kerjasama pengembangan ekonomi, yang dilakukan oleh Republik Belarus atau Belarusia. Beberapa sektor andalan Sulsel disasar untuk kemudian menjajaki kerjasamanya.

Pertemuan antara Duta Besar Belarusia untuk Indonesia, H.E Vladimir Lopato Zagorsky dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, membahas rencana kerjasama di sektor perikanan, pendidikan, pertambangan, pariwisata dan teknologi.

Sulsel-Belarusia Jajaki Kerjasama Berbagai Sektor | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Ke depan akan dibicarkan kemungkinan Belarusia bisa memasok bahan baku untuk pupuk ke Sulsel,” pungkasnya.

Ke depan dia berharap komoditi Sulsel yang ke negara itu semakin meningkat, termasuk komoditi pertanian. Sementara produk yang diincar gubernur dari Belarusia adalah pupuk. Menurutnya, negara itu penghasil pupuk terbaik di dunia.

Menurutnya, saat ini, produk hasil perikanan seperti olahan kayu, udang dan telur ikan terbang senilai 1,7 juta US dolar sudah dikirim ke negara itu.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo cukup antusias dengan peluang kerjasama antara kedua pihak. Terutama dalam memasarkan komoditi unggulan Sulsel.

“Ada banyak sektor yang bisa dikerjasamakan. Kami berharap dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Sulsel bisa melakukan kunjungan balasan ke negara kami,” jelasnya.

Belarusia juga membuka peluang kerjasama di bidang Pariwisata. Banyak potensi pariwisata Sulsel yang bisa diperkenalkan kepada turis Belarusia dan juga sebaliknya. Negara tersebut sudah membuat kebijakan visa gratis untuk turis Indonesia yang akan berkunjung ke Belarusia.

( Baca : Keterbukaan Informasi untuk Pajak, OJK akan Ingatkan Nasabah Asing di Indonesia )

Sementara di bidang teknologi, Belarusia selama ini memasok pesawat sukhoi untuk Indonesia. Dan dalam waktu dekat, Belarusia akan mengirim dua unit sukhoi ke Sulsel.

Kami akan tawarkan truk-truk tambang ke PT Vale. Tahun lalu kami sudah memasuk trum untuk pertambangan ke Sumatera,” ungkapnya.Selain perikanan, Belarusia juga menjajaki kerjasama pendidikan, pertambangan, pertanian, dan teknologi.

Di sektor pendidikan, Vladimir sudah melakukan pertemuan dengan Rektor Unhas Dwia Ariestina untuk membicarakan pertukaran mahasiswa antarkedua negara.

Menurut Vladimir, Belarusia selama ini sudah memasok beberapa produk perikanan dari Sulsel. Salah satunya adalah telur ikan terbang. Dia berharap ke depan, lebih banyak lagi produk perikanan yang bisa diekspor ke negara itu.

Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lapote Sagorsky usai bertemu dengan gubernur menjelaskan, Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi alam sangat besar, salah satunya di sektor perikanan.

Pemerintah Provinsi Sulsel menjajaki kerjasama di berbagai sektor dengan negara Belarusia. Sebagai langkah tindak lanjut rencana itu, Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lapote Sagorsky mengadakan pertemuan dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (23/2/2017).

 

 

 

Solid Gold 

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s