Elia Massa Manik Resmi Jadi Nahkoda Baru Pertamina

Rini Soemarno menetapkan Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Dalam kepemimpinannnya nanti, Elia Massa Manik akan membentuk sistem komunikasi dan tim yang solid, serta menjunjung keterbukan dan merangkul berbagai pihak di dalam pertamina.

“Tentu diharapkan saya sebagai dirut baru bisa membentuk satu komunikasi dan tim yang solid itu kunci segalanya, dan kunci dari segala itu semua keterbukan, dan bisa merangkul semua direksi dan bertanggung jawab dalam semua aspek di sendi pertamina,” papar Elias Massa Manik.

Karir Elia Massa Manik dimulai dari PT Indofood Sukses Makmur (INDF), yang kemudian bergabung dengan Suez Group hingga 2001.

Setelah itu, ia bergabung dengan PT Kiani Kertas, sebelum kemudian bergabung dengan PT Jababeka dan sempat beberapa kali menduduki jabatan penting perusahaan milik negara.

Terkait leadership dan kapabilitas beliau dalam membangun perusahaan di PTPN dan perusahaan sebelumnya,” papar Gatot Trihargo.

Tidak hanya PTPN, PT Elnusa yang berhasil dipimpin Elias Massa Manik sejak 2011- 2014 juga ikut menguatkan terpilihnya pria kelahiran Gresik, 12 Agustus 1959 itu.

( Baca : Elia Massa Manik Jadi Dirut Pertamina, Ini Kata Dwi Soetjipto )

“Kita ketahui, Pak Elia di Elnusa sebagai CEO dari 2011 sampai 2014, dan berhasil melakukan berbagai macam capaian. Beliau juga pernah di transportasi dan energi, dan rekam jejak beliau sangat membanggakan,” sambung Gatot Trihargo.

Penetapan tersebut diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (RUPS) PT Pertamina, Kamis ( 16/3/2017), di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat.

“Sudah ditetapkan, Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama Pertamina. Mungkin sudah tahu, Pak Elia ini dari PTPN,” kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kementerian BUMN, Gatot Trihargo usai RUPS, di kantor Kementerian BUMN.

Gatot Trihargo menjabarkan faktor kuat pemilihan Elia Massa Manik berdasarkan keberhasilannya dalam memimpin PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sejak 13 April 2016 lalu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menetapkan Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina.

Mengapa BUMN Akhirnya Pilih Elia Manik Jadi Dirut Pertamina? | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

“Dalam kurun waktu tersebut PTPN III Holding telah memperoleh dana perbankan serta menerbitkan Corporate Guarantee bagi Medium Term Note (MTN) anak perusahaan untuk membiayai investasi dan modal kerja di anak-anak perusahaan yang tidak bankable sejumlah Rp5,3 triliun dari total kebutuhan sejumlah Rp7 triliun,” kata Gatot.

Gatot menambahkan, pembenahan yang dilakukan manajemen Holding Perkebunan Nusantara itu, sambung dia, telah mengembalikan kepercayaan lembaga perbankan dan hal itu menjadi modal yang baik untuk terus meningkatkan kinerja seluruh anak usaha.

Selain itu, kata dia, Nama Elia Massa yang juga pernah membantu membangun Risk Culture Awareness dan merestrukturisasi pinjaman dengan pembentukan Team Remediasi saat dia menduduki jabatan Senior Executive Vice President PT Bank Negara Indonesia Tbk ini juga sudah tidak lagi asing di sektor industri migas.

“Pada Juli 2011 hingga Mei 2014 ia dipercaya sebagai President and CEO PT Elnusa Tbk serta berhasil merestrukturisasi perusahaan jasa migas tersebut dari kondisi merugi hingga mampu mencetak laba dan meningkatkan kapitalisasi pasar,” tutur dia.

“Selama kurun waktu 2016 hingga Maret 2017 Holding Perkebunan telah melaksanakan berbagai langkah pembenahan, baik dari aspek operasional, finansial, teknologi, hingga sumber daya manusia, untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” tutur Gatot.

Sejalan dengan langkah-langkah tersebut, lanjut dia, hingga Februari 2017, PTPN III Holding memperoleh capaian laba sebesar Rp193 miliar yang bersumber dari laba 8 PTPN. Perseroan juga telah melakukan restrukturisasi hutang PTPN Group sejumlah Rp9,9 triliun dari total utang yang perlu direstukturisasi sejumlah Rp15 triliun di 8 PTPN.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, Elia Massa Manik dapat dipercaya, terutama dalam dalam menjaga soliditas sebagai perusahaan energi nasional yang bertugas menjaga kemandirian energi negara.

“Berdasarkan latar belakang variasi pengalamannya yang pernah di Elnusa, ia tahu bagaimana transformasi Elnusa dan berhasil. Dari background beliau, rekam jejaknya membanggakan,” kata Gatot di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis 16 Maret 2017.

Tak hanya itu, penilaian kinerja Elia, selama menjabat sebagai Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) sejak 13 April 2016 menjadikannya sebagai kandidat kuat.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengungkapkan alasan pemilihan Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama PT Pertamina yang baru. Hal itu didasari pada rekam jejak kinerja, kepemimpinan, pengalaman, dan kapabilitas yang dianggap dapat memenuhi kebutuhan Pertamina.

Dua Nama Mencuat dalam Pemilihan Dirut Pertamina | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Satu dari dua nama ini akan ditetapkan Presiden sebagai dirut Pertamina dan akan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina. Johan menjelaskan, sosok dirut ini pilih dari yang terbaik di bidangnya. Integritas menjadi salah satu syarat calon tersebut memegang semua kinerja dari Pertamina.

Masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah dilakukan walaupun secara informal. Mengenai dua orang calon yang dipilih, Johan tak bisa memastikan kalau calon ini merupakan orang internal dari PT Pertamina maupun eksternal. “Kalau itu saya tidak tahu. Yang menguat dua, tapi belum tahu ini dari eksternal atau internal,” ujarnya.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN segera melakukan memilih direktur utama PT Pertamina yang baru. Pemilihan ini rencananya akan diselenggarakan, Kamis (16/3), dalam rapat umum pemegang saham.

Juru bicara Presiden Johan Budi mengatakan, Presiden telah mendapatkan nama-nama yang akan ditempatkan sebagai dirut Pertamina. Dari beberapa nama ini, terdapat dua nama yang cukup kuat untuk duduk di kursi pimpinan PT Pertamina. “Ini ada yang menguat dua nama,” kata Johan di Istana Negara, Rabu (15/3).

 

PT Solid Gold Berjangka 

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s