Akibat Jatuhnya Plafon, Penumpang Luka-luka

Plafon ruang tunggu bandara supadio roboh dan memakan korban | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang
“Untung saja tidak ada korban jiwa, kita bandara harus bertanggungjawab terutama terhadap korban luka-luka,” ucapnya.

Atas kejadian ini kata Kadri, pihaknya anggota DPRD Provinsi akan melakukan meninjau langsung lokasi plafon yang roboh tersebut.

“Kita minta kejadian ini harus diproses, kalau memang ada ke arah hukum dan harus diproses secara hukum,” ungkapnya dengan singkat.

Anggota DPR RI dapil Kalbar Syf Abdullah Alkadrie menyatakan, kejadian ini harus diinvestigasi oleh pihak terkait, kalau memang ada ke ranah hukum harus diproses secara hukum. Karena bandara supadio merupakan bangunan yang baru tapi plafon ditempat tunggu bisa roboh.

“Bisa jadi bangunan ini tidak sesuai dengan bestik yang ada, akibat dari pekerjaan yang sembarangan. Memang kalau kami lihat, pekerja yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura II banyak bermasalah,” ungkapnya.

Kita minta harus diselidiki itu mengapa bangunan baru bisa roboh plafonnya,” ungkapnya.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar Kadri Amd juga menyayangkan, bangunan yang masih baru namun plafon bisa roboh, dan memakan korban luka-luka terhadap penumpang yang menunggu jadwal penerbangan.

( Baca : Angkasa Pura Selidiki Penyebab Ambruknya Plafon Ruang Tunggu Bandara Supadio )

Anggota DPRD dapil Sambas tersebut juga meminta, pihak bandara dan kontraktor bangunan tersebut untuk bertanggungjawab kepada korban luka-luka akbat dari robohnya plafon tersebut.

“Seharusnya ini tidak terjadi, karena Bandara Supadio itu merupakan bangunan yang masih baru. Tapi kenyataannya plafon bisa roboh, dan coba lihat WC banyak sudah rusak-rusak. Bisa saja pembangunan bandara supadion tidak sesuai bestik,” jelasnya.

Dengan tegas kata Subhan Nur, masyarakat masuk ke bandara supadio bayar mahal, masak fasilitasnya tidak sesuai dengan mahalnya masuk ke bandara seperti parkir, makanan, dan sebagainta.

Menanggapi plafon ruang tunggu bandara supadio roboh dan memakan korban hanya luka ringan, mendapat teguran keras dari Anggota DPRD Provinsi Kalbar dari Fraksi Partai NasDem, H Subhan Nur.

Subhan Nur meminta supaya kementerian perhubungan untuk mengirimkan tim khusus, untuk melakukan investigasi mengapa bangunan yang baru dan sangat megah itu plafon bisa roboh.

“Ini menujukan bahwa, diduga bangunan itu tidak sesuai dengan bestik. Untung saja tidak memakan korban jiwa, hanya luka-luka,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (26/3/2017).

Plafon Ruang Tunggu Bandara Supadio Ambruk, Pengelola Janji Investigasi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Kami butuh waktu untuk investigasi internal ini. Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik. Kami minta doanya kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Divisi Keamanan PT Angkasa Pura II, Bandara Supadio Internasional Pontianak Zulbrito mengatakan, pihak kontraktor sudah diminta untuk melepaskan semua plafon yang sudah terpasang, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. “Plafonnya harus dibongkar semua. Kita harus revisi. Kalau untuk sangsinya, itu keputusan pimpinan,” katanya.

Sedianya, Bandara Supadio ini tengah berbenah dan penataan yang lebih baik setelah statusnya dinaikkan menjadi Bandara Internasional. Ambruknya plafon ini bukan kali pertamanya. Belum sepekan, tepatnya Selasa 21 Maret lalu, plafon di tempat yang sama juga terjatuh dari tempatnya.

Kendati demikian, Bayuh meminta waktu untuk proses pelaksanaan investigasi internal tersebut. Menurutnya, semua sudah dilakukan pengamanan dan pengembalian seperti semula.

PT Angkasa Pura II akan melakukan investigasi internal terkait jatuhnya plafon di ruang tunggu, lantai dua terminal keberangkatan domestik Bandara Supadio Internasional Pontianak, Kalimantan Barat. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/3/2017) sekira pukul 15.15 Wib,

“Plafonnya hanya copot saja. Kami sedang melakukan tahap recovery serta melaksanakan investigasi internal terkait copotnya plafon ini,” kata General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro.

Plafon Bandara Supadio Ambrol, Dua Terluka | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Kedua korban kemudian dibawa ke ruangan khusus untuk diberi tindakan medis oleh pihak Dinas Kesehatan Pelabuhan Udara. Setelah dinyatakan pulih, kedua korban melanjutkan perjalanannya.

Saat ini, pihak otoritas bandara telah melakukan pengecekan dan perbaikan guna mengantisipasi terulangnya kembali hal serupa.

Untuk sementara situasi di ruang tunggu keberangkatan berjalan aman lancar. Hingga saat ini pula belum ada keterangan resmi dari pihak terkait kejadian ini.

Untuk kedua kalinya, plafon di Bandara Supadio Internasional Pontianak, Kalimantan Barat kembali ambruk. Kali ini, plafon di ruang tunggu, lantai dua terminal keberangkatan Domestik Bandara yang ambruk, Minggu (26/3/2017).

Informasi yang dihimpun, dua orang penumpang yang berada di ruang tunggu tersebut mengalami luka ringan akibat tertimpa puing material plafon.

 

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s