Area Perkantoran Over Supply, Pengembang Mulai Hati-Hati

Suplai area perkantoran di tahun 2017 tercatat mengalami pertambahan yang cukup signifikan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta
Artinya, developer sudah mulai aware, situasi ini sudah tidak ideal buat mereka masuk pasar perkantoran karena okupansi turun, rental turun. Sehingga apa yang sudah direncanakan di 2017-2020 akan mengalami tingkat persaingan cukup tinggi sehingga untuk pastikan gedung berjalan lancar itu agak riskan (berisiko),” terangnya.

Meski demikian, ia mengatakan, area kantor di Sudirman yang masuk sebagai kawasan Central Bussines District (CBD) Jakarta bertambah paling signifikan dibandingkan dengan kawasan lain.

Hal menurutnya dipengaruhi oleh beberapa hal. “Seperti saya sampaikan berulang-ulang karena kenaikan KLB (Koefisien Luas Bangunan) di Sudirman jadi banyak gedung-gedung baru yang muncul yang luasannya jauh di atas rata-rata gedung eksisting, kemudian juga banyak gedung lama dirubuhkan untuk dibangun baru yang lebih besar lagi,” tambahnya.

Ia pun menyebutkan, meski sempat diproyeksikan area kantor di Jakarta pada 2017-2020 akan bertambah signifikan, menurutnya hal tersebut tidak akan terealisasi, mengingat suplai kantor di Jakarta sudah terbilang over. Sehingga jika ditambah lagi akan membuat tingkat okupansi menurun.

Suplai area perkantoran di tahun 2017 tercatat mengalami pertambahan yang cukup signifikan. Namun tren bertumbuhnya area kantor di Jakarta diprediksi akan mulai mengalami penurunan di 2018-2019. “2018-2019 akan turun (suplai kantor di Jakarta) dan 2020 akan tumbuh lagi,” kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto di World Trade Center 1, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Begini Hubungan Pasar Perkantoran dan Siklus Perekonomian Negara | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Sementara kita waktu itu nggak terlalu banyak terpengaruh walaupun ada koreksi harga tapi itu hanya di level transaksi. Pada level offering-nya itu belum ada perubahan,” lanjutnya.

Ia menerangkan, artinya developer pada saat global krisis tersebut, mereka lebih confidence karena mereka meyakini efeknya dari krisis global tersebut tidak terlalu mempengaruhi pasar properti di Indonesia.

“Itu terbukti di 2010 market mulai menanjak dan ini lah puncaknya hingga 2013 pertengahan.

Kemudian mulai menurun, sejak 2013 turun lagi ketika Rupiah terkoreksi cukup dalam. Sehingga rental jadi lebih mahal karena masih pakai USD dan 2014 ditambah Pemilu, sampai 2016 bottom-nya” tambahnya.

Pada saat itu, ia mengatakan, transaksi sewa area perkantoran menggunakan mata uang Amerika Serikat (AS), yakni dolar Amerika Serikat (AS).

Namun ketika Rupiah mengalami pelemahan terhadap mata uang dolar AS, mulai terjadi penurunan tingkat okupansi. “Kita lihat okupansi dropnya dalam waktu satu tahun itu lebih dari 10%. Kemudian mulai membaik sejak tahun 1999.

Tapi ada lagi global financial crisis di 2009. Kita tahu ini lebih banyak berdampak pada establish market seperti Singapura dan Hong Kong” terangnya.

Siklus pertumbuhan sektor properti khususnya di lini perkantoran disebut berjalan seiring dengan siklus yang terjadi pada perekonomian negara. Jika siklus ekonomi sedang tidak sehat maka akan mempengaruhi geliat pasar perkantoran. “Kita lihat siklus dari office.

Siklus office ini terutama di CBD (Central Bussines District). Di CBD Ini siklusnya mirip dengan siklus ekonomi kita. kita lihat pada tahun 1997 Asia financial crisis, okupansi masih di atas 90%,” kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto di World Trade Center 1, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Stok Bertambah, Hunian Perkantoran di Jakarta Makin Sepi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Sementara dari sektor penyewaan ruang perkantoran, Ferry menilai jika sektor ini akan stabil pada akhir 2017, setelah menurun sekitar enam persen pada periode yang sama di tahun 2016 kemarin.

Sepinya pasar penyewa ruang-ruang perkantoran di Jakarta, dinilai Ferry juga turut menjadi latar belakang stabilnya harga sewa perkantoran tersebut.

Karena, para pemilik juga tidak akan menaikkan harga sewa unit-unit perkantoran mereka di tengah sepinya pasar peminat.

“Para pemilik sewa perkantoran akan lebih memilih untuk menahan harga sewa unit perkantoran, daripada menaikkannya di tengah sulitnya pasar penyewa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sampai akhir tahun 2017 nanti, delapan gedung perkantoran baru di luar kawasan pusat bisnis Jakarta juga akan ikut berkontribusi, menyediakan sekitar 170 ribu meter persegi ruang perkantoran baru dari target 3,2 juta meter persegi.

Mengenai tingkat keterhunian atau okupansi, Ferry menjelaskan bahwa pasar perkantoran di sekitar kawasan pusat bisnis Jakarta telah mengantisipasi penurunan di bawah 80 persen, yang diperkirakan akan terjadi di akhir tahun 2017.

“Besarnya tambahan pasokan diprediksi akan lebih banyak menekan tingkat keterhunian, meskipun permintaan diharapkan akan meningkat. Bahkan, tingkat keterhunian ini juga diprediksi akan menurun di luar kawasan CBD (Central Business Distrik),” ujar Ferry.

Senior Associate Director Collier International, Ferry Salanto menjelaskan, total pasokan akumulatif ruang perkantoran di pusat bisnis Jakarta pada kuartal pertama 2017 ini, diharapkan mampu mencapai 6,22 juta meter persegi, atau bertambah sekitar 13,3 persen year on year.

“Sembilan gedung perkantoran baru akan membawa sekitar 620 ribu meter persegi ruang kantor di kawasan pusat bisnis Jakarta pada sisa tahun 2017. Sementara di luar kawasan pusat bisnis, diharapkan akan meningkat menjadi 3,2 juta meter persegi, atau meningkat sekitar 7 persen year on year,” kata Ferry di Jakarta, Selasa 4 April 2017.

Pasar properti di sektor perkantoran Jakarta telah melewati masa suram selama dua tahun terakhir, di mana tingkat keterhuniannya terus menurun. Hal ini bahkan mampu memberikan tekanan lebih untuk para pemilik properti perkantoran, hingga harus menurunkan tarif sewanya di bawah Rp300 ribu per meter persegi per bulan.

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s