Strategi Sri Mulyani Siapkan Lahan Bangun Infrastruktur

Lahan Jadi Masalah Terbesar Dalam Proyek Infrastruktur | PT Solid Gold Berjangka Pusat

 

PT Solid Gold Berjangka Pusat

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, penunjukan LMAN untuk membayar dana pembebasan lahan yang sebelumnya telah ditalangi, bisa membuat neraca pemerintah lebih transparan.

“Kami harap neraca pemerintah akan lebih akuntabel dan sehat. Karena belanja menunjukan karakter jenis belanjanya. Ini putusan pragmatis karakter belanja, tetapi juga untuk menaikkan akuntabilitas,” ucap Sri Mulyani.

Sebagaimana diketahui, tahun 2016 pemerintah menyuntikkan dana ke LMAN sebesar Rp 16 triliun. Kemudian di APBN 2017 suntikan dana pemerintah sebesar Rp 20 triliun.

Untuk mengakali birokrasi penganggaran ini, pemerintah membentuk Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang berbentuk Badan Layanan Umum (BLU), tugasnya untuk membayar dana yang dikeluarkan sebelumnya untuk menalangi pembebasan tanah, seperti dana talangan yang sebelumnya dikeluarkan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Maka pemerintah putuskan alokasikan sebagian belanja infrastruktur untuk tanah atau below the line, artinya belanja investasi merupakan bentuk penanaman modal seperti PMN ke BUMN, tapi ini BLU LMAN yang digunakan untuk beli-beli tanah untuk infrastruktur,” jelas Sri Mulyani.

Masalah pembebasan lahan, selama ini jadi salah satu pekerjaan paling berat dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Masalah tanah ini pula kemudian membuat proyek yang sudah dikerjakan kemudian molor dari rencana.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan peliknya pembebasan lahan terjadi karena dalam APBN, sistem penganggaran pembangunan infrastruktur oleh Kementerian Lembaga (K/L), termasuk pembelian lahan, ditetapkan hanya dalam satu tahun anggaran atau dibagi dalam beberapa tahun anggaran jika proyeknya bersifat multiyears.

“Kalau ada limitansi di K/L harus selesai di tahun anggaran. Kalau multiyears akan dilakukan beberapa tahun. Tapi tetap anggaran itu harus dibelanjakan habis untuk satu tahun anggaran,” jelas Sri Mulyani di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

“Tapi untuk kebutuhan tanah tak bisa satu tahun anggaran. Belanja untuk pengadaan tanah adalah belanja yang modal yang sifatnya investasi,” katanya lagi.

Menko Darmin Harapkan LMAN Bisa Atasi Hambatan Pengadaan Lahan | PT Solid Gold Berjangka Pusat

 

PT Solid Gold Berjangka Pusat

“Dengan dianggarkannya dana tersebut, pemerintah yakin dan berharap proyek strategis nasional yang selama ini sering terhambat dapat sesuai target. Ini bagian dari komitmen pemerintah,” ujarnya dalam peluncuran skema pendanaan pengadaan tanah proyek strategis nasional oleh BLU LMAN, Selasa (4/4/2017).

Darmin berujar sesuai dengan RPJMN 2015-2019, pemerintah berkomitmen mencapai target penurunan biaya logistik dari 23,5% menjadi 19% dari produk domestik bruto (PDB). Pemerintah berencana membangun 2.650 km jalan, 3.259 km jalur kereta api, pengembangan 24 pelabuhan, pembangunan 15 bandara baru, penyediaan 35 GW pembangkit listrik, air bersih, dan layanan broadband.

Pemerintah, sambungnya, telah menerbitkan Peraturan Presiden No. 102/2016 tentang Pendanaan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Dalam Rangka Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Menko Perekonomian Darmin Nasution berharap dengan alokasi penyertaan modal negara senilai Rp20 triliun pada tahun ini untuk Lembaga Manajemen Aset Negara dapat memperlancar pembangunan proyek strategis nasional.

Pasalnya, suntikan modal – yang merupakan bagian dari pembiayaan APBN 2017 – difokuskan untuk skema pendanaan pengadaan tanah bagi proyek strategis. Apalagi, selama ini pengadaan lahan menjadi salah satu hambatan yang paling besar dalam pembangunan infrastruktur.

 

Darmin: Lahan Jadi Masalah Terbesar Dalam Proyek Infrastruktur | PT Solid Gold Berjangka Pusat

 

PT Solid Gold Berjangka Pusat

Hal itu diwujudkan dengan mencanangkan pembangunan berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, jalan arteri, jalur kereta api, pengembangan pelabuhan hingga pembangunan bandara baru.

Pembangunan juga didukung oleh penyediaan air bersih, listrik, dan penyediaan layanan broadband di seluruh Indonesia. Untuk mendukung percepatan proyek tersebut, dan memastikan adanya pemerataan pembangunan.

Pemerintah pun telah menerbitkan Perpres 3 Tahun 2016 untuk memberikam fasilitas kepada proyek-proyek tersebut yang dikategorikan sebagai Proyek Strategis Nasional. Fasilitas tersebut meliputi penyelesaian perizinan dan non perizinan, tata ruang, tanah, jaminan pemerintah, penugasan BUMN hingga penyelesaian hambatan dan masalah hukum.

Kami mencatat 44% dari permasalahan yang dilaporkan dalam melaksanakan proyek strategis nasional adalah isu pembebasan lahan. Kemudian perencanaan dan penyediaan yang berlarut-larut 25%, keterbatasan pendanaan 17% dan perizinan 12%,” katanya.

“Pembebasan lahan menjadi masalah terbesar. Selain dari realisasi pengadaan tanah yang mundur dari jadwal, apakah sengketa lahan atau lainnya, dan kebutuhan lahan yang sangat tinggi,” tambahnya.

Seperti diketahui, sesuai visi pemerintah untuk mewujudkan nawacita, dalam RPJMN 2015-2019, pemerintah menargetkan adanya penurunan biaya logistik dari 23,5% ke 19% dari PDB.

Masalah pengadaan tanah menjadi hambatan terbesar dalam upaya pemerintah dalam membangun sejumlah proyek infrastruktur. Setidaknya 44% dari total hambatan yang dihadapi dalam membangun proyek infrastruktur adalah masalah pengadaan lahan.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution dalam sambutannya pada acara Peluncuran skema pengadaan tanah untuk Proyek Strategi Nasional di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (4/4/2017).

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Pusat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s