OJK Jelaskan Kenapa 12 Bank Dikategorikan Sistemik

Muliaman Hadad mengatakan bank sistemik dipilih berdasarkan kategori ukuran, interkoneksitas, dan kompleksitas transaksi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar
OJK telah memerintahkan kedua belas bank tersebut menyusun rencana aksi (recovery plan) hingga akhir tahun ini. Rencana aksi berisi strategi perbankan dalam mencegah dan menyelesaikan masalah keuangan. Hingga saat ini belum ada bank yang menyerahkan rencana tersebut. Pasalnya, aturan tentang rencana aksi bagi bank sistemik baru diterbitkan hari ini.

Dalam aturan tersebut, bank sistemik wajib menetapkan opsi pemulihan, yaitu tindakan untuk merespons tekanan keuangan. Opsi pemulihan didasari beberapa indikator, seperti permodalan, likuiditas, rentabilitas, dan kualitas aset. Selain itu, wajib disertakan trigger level setiap indikator untuk panduan implementasi rencana aksi.

Bank sistemik diharuskan memiliki pedoman rencana aksi yang memuat prosedur, mekanisme, dan pihak yang bertanggung jawab. Bank juga diwajibkan memiliki instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal. Kewajiban tersebut harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2018.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengatakan bank sistemik dipilih berdasarkan kategori ukuran, interkoneksitas, dan kompleksitas transaksi. “Mereka memiliki kegiatan usaha yang tinggi,” katanya di gedung OJK, Jakarta, Rabu, 5 April 2017.

Muliaman menjelaskan, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK) menyatakan bank yang masuk kategori sistemik adalah bank yang dapat mengakibatkan bank lain atau sektor jasa keuangan gagal. Gagal di sini artinya baik secara operasional maupun finansial, jika mengalami gangguan. Bank dapat gagal karena ukuran aset, modal, dan kewajiban serta luas jaringan atau kompleksitas transaksi atas jasa perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon menambahkan, bank sistemik tergolong bank besar. “Kalau bank itu sampai bermasalah, akan membawa dampak ke bank lain, lalu bank lain memberi dampak ke bank lain lagi sehingga sistemik sifatnya,” katanya.

OJK sebelumnya menetapkan 12 bank berkategori sistemik. Nelson mengatakan jumlah tersebut mungkin saja bertambah sesuai dengan hasil evaluasi setiap enam bulan.

Antisipasi krisis, OJK merilis aturan baru | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Kedua, secara umum, bank perantara hanya dapat didirikan dan melakukan kegiatan usaha setelah mendapatkan izin dari OJK. Nantinya, satu bank perantara bisa menerima pengalihan lebih dari satu bank.
Ketiga, bank perantara bisa menggunakan infrastruktur bank asal dan bisa berbentuk bank umum atau bank syariah.

Adapun mengenai rencana aksi bagi bank sistemik, Muliaman bilang, adanya rencana aksi itu, bank bisa menyelesaikan masalah keuangan sejak dalam kondisi normal. “Rencana aksi ini memuat kewajiban pemegang saham pengendali dan pemegang saham lain untuk menambah modal dan mengubah jenis utang tertentu menjadi modal bank,” ujar Muliaman.

Terkait dengan penambahan modal dan konversi utang menjadi modal ini, bank sistemik wajib untuk memiliki instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal. Kewajiban ini harus dipenuhi paling lambat sampai akhir 2018.

Muliaman menambahkan, keberadaan bank perantara ini bisa membuka opsi untuk sarana resolusi menerima aset dan kewajiban dari bank bermasalah. “Ini sebagai alternatif opsi penanganan bank selain pengalihan aset, penyertaan modal sementara dan pencabutan izin usaha,” tutur Muliaman.

Dalam POJK tersebut juga dijelaskan mengenai beberapa pengecualian aturan dalam bank perantara. Pertama, bank perantara tidak berlaku aturan mengenai kepemilikan lebih dari satu pihak atau institusi. Karena kelak, bank hanya dimiliki oleh satu institusi, yaitu LPS. Tapi nantinya LPS wajib melepas bank perantara ini, namun dalam periode waktu tertentu.

Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan, UU PPKSK memberikan landasan hukum bagi OJK dan otoritas lain untuk menangani stabilitas sistem keuangan. Serta melakukan tindakan lain dalam mengatasi permasalah stabilitas sistem keuangan berdasarkan tugas dan kewajiban, ujar Muliaman saat memberikan keterangan pers terkait POJK tersebut, Rabu (5/4).

Kelak POJK ini, lanjut Muliaman, diharapkan bisa menjaga dan meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap industri perbankan. Selain itu, aturan ini mampu mewujudkan industri perbankan lebih sehat dan kompetitif.

Bila diperdalam, terkait bank perantara seperti dalam POJK dijelaskan bahwa bank perantara tersebut hanya dapat didirikan dan dimiliki oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis tiga aturan turunan Undang Undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK). Tiga aturan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan dan ketegasan dalam penerapan kebijakan penanganan krisis.

Tiga aturan ini adalah pertama, peraturan OJK (POJK) No.14/POJK.03/2017 mengenai penetapan status dan tindak lanjut pengawasan bank umum. Kedua adalah POJK No.16/POJK.03/2017 tentang bank perantara. Sedangkan aturan ketiga adalah POJK No.15/POJK.03/2017 tentang rencana aksi bagi bank sistemik. Ketiga aturan ini dikeluarkan pada 4 April 2017.

Tangkal Bank Gagal, Bank Sistemik Wajib Serahkan Recovery Plan Ke OJK | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Nelson mengharapkan agar Rencana Aksi Bank Sistemik dapat mengantisipasi gangguan pada sistem keuangan sedini mungkin. Di sisi lain, penerbitan POJK Recovery Plan dapat menjaga kepercayaan nasabah terhadap industri perbankan. “Dan mewujudkan industri perbankan yang lebih sehat, mandiri dan kompetitif, serta berperan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia,” katanya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon merincikan, syarat status bank sistemik yakni bank beraset besar, konektivitas dan interconnected kegiatan bank dengan bank lain. “Sehingga kalau sampai bank itu bermasalah, akan berdampak pada bank lain atau secara sistemik,” katanya. “Dan (status bank sistemik) kita evaluasi tiap 6 bulan. Jadi bisa bertambah.”

Kalaupun bank sistemik mengalami gejala bank gagal, sambung Nelson, OJK akan melakukan supervisi untuk menganalisis tekanan keuangan (financial stress). Bank dapat memilih opsi penyehatan dengan menggunakan instrumen konversi utang atau investasi. “Tapi tergantung asesmen. Asesmen nanti disampaikan ke pangawas. Pengawas yang akan menyetujui,” katanya.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad, pemerintah juga tidak akan melakukan kebijakan bailout lagi kepada bank gagal. “Recovery plan ini seperti mengobati diri sendiri, bukan dari luar. Penyelesaian itu diselesaikan dari dalam, istilahnya Bail-in,” ujarnya di Gedung OJK, Jakarta Pusat (05/04).

Menurut Muliaman, bentuk penyelamatan bank sistemik dapat dilakukan dengan cara mengkonversi jenis utang atau investasi tertentu menjadi modal. Maka, Bank Sistemik diwajibkan untuk memiliki instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal. “Tapi kalau gak bisa juga, yah LPS pakai dana sendiri. Kalaupun nanti menyelamatkan bank tentu ada juga LPS,” ujarnya.

Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan tiga Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), turunan dari Undang-undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK). Salah satunya adalah POJK No. 15/03/2017 tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) bagi bank sistemik.

Belajar dari peristiwa suntikan dana (Bailout) Rp. 6,7 triliun ke Bank Century yang dianggap bank gagal berdampak sistemik, pemerintah tidak mau kecolongan lagi. POJK ini mewajibkan, setiap bank sistemik menyusun dan menyerahkan Rencana Aksi (Recovery Plan) kepada OJK. Tujuannya untuk mencegah dan menangani permasalahan keuangan secara sistemik lebih dini.

 

 Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s