Dirjen Perhubungan Tinjau Kesiapan Mudik di Merak

Kementerian Perhubungan (Menhub) mulai melakukan peninjauan fasilitas | PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

Menurut Pudji, meski belum bisa beroperasi, tapi dengan dibukanya dermaga 6 bisa membuat mobil atau sepeda motor tertampung. Efeknya bisa mencegah terjadinya penumpukan yang mengakibatkan kemacetan hingga ruas tol Merak.

“Biasanya macet dari pelabuhan itu sampai pintu tol Merak, kita harapkan dengan dibukanya dermaga 6 ini bisa meminimalisir hal itu, terutama saat arus mudik mulai ramai,” kata Pudji.

Poin lainnya, Pudji juga meminta pihak pelabuhan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan volume baik dari pengendara maupun pemudik reguler. Sedangkan untuk masalah akses jalan yang rusak setelah keluar pelabuhan akan diusahakan segera diperbaiki.

Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat Pudji Hartanto, mengatakan evaluasi ini dilakukan lebhi awal agar bisa melihat apa saja yang masih kurang.

“Secara garis besar sudah bagus, tetapi tetap ada poin yang harus diperhatikan. Paling utama mengenai dermaga 6 yang baru,” ucap Pudji di Merak, Kamis (6/4/2017).

Jelang arus mudik 2017, Kementerian Perhubungan (Menhub) mulai melakukan peninjauan fasilitas. Pelabuhan Merak menjadi salah satu agenda utama karena menjadi satu-satunya pintu utama akses darat dari Sumatera menuju Jawa, Kamis (6/4/2017).

Kemenhub Kaji Usulan Pemberlakuan Ganjil-Genap Saat Mudik Lebaran | PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

Wacana itu, menurutnya, masih tahap usulan dari masyarakat. Pengkajian sistem ganjil-genap tidak hanya melibatkan Kemenhub, tapi juga pihak kepolisian, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Dirjen Bina Marga, dan Kementerian PUPR.

Dalam kajian penerapan itu, Kemenhub bakal melibatkan pakar hukum agar, pada saat diberlakukan, kebijakan tersebut dapat diterima oleh masyarakat dan tidak bertabrakan dengan peraturan yang sudah ada.

“Pakar-pakar hukum akan kita libatkan sehingga keputusan itu menjadi komprehensif dan menjadi hal yang betul dirasakan,” pungkasnya.

“Bahwa ada usulan terkait pemberlakuan ganjil-genap itu saat arus mudik, ya itu usulan, dan pemerintah akan mengkaji. Ada badan litbang, ada kemudian riset ada simulasi. Ada contoh Thamrin-Sudirman sudah berhasil, ya mungkin bisa mencontoh itu tapi kan ada hal yang mungkin berbeda kalau di tol itu,” kata dia.

“Saya katakan itu boleh-boleh saja, itu sudah ada yang berhasil, ya contohnya mungkin Thamrin-Sudirman. Kemudian apa tidak sebaiknya diterapkan pada saat mudik Lebaran, ya saya katakan itu perlu dikaji. Bukan berarti pemerintah akan menerapkan itu,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Kamis (6/4/2017).

Pudji mengatakan pemberlakuan sistem ganjil-genap sudah diterapkan di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. Jika diterapkan saat arus mudik, mungkin ada perbedaan menonjol lantaran akan diberlakukan di jalan tol.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum memutuskan sistem ganjil-genap nomor polisi akan diberlakukan atau tidak pada mudik Lebaran tahun ini. Kemenhub akan mengkaji usulan tersebut.

Dermaga VI Pelabuhan Merak Siap Digunakan saat Mudik Lebaran 2017 | PT Solid Gold Berjangka Cabang Lampung

“Ada masukan tadi, bagaimana untuk roda dua saja, kita lihat nanti bagaimana kemungkinan-kemungkinan itu. Tapi pasti ada plus-minusnya, kenapa. Di Dermaga V, dermaga yang sekarang itu kan sudah ada juga fasilitas sepeda motor, sudah disiapkan juga tenda khusus sepeda motor,” kata Pudji.

Pudji menyatakan prediksi penambahan penumpang yang menggunakan jasa Pelabuhan Merak diperkirakan mencapai 5 persen. Untuk itu, Dermaga VI segera dioperasikan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat saat arus mudik Lebaran 2017.

“Tapi pasti kita, pemerintah, menyiapkan, dengan jumlah setiap tahun ada penambahan, 5 persen, 10 persen. Nah itu pastinya ada fasilitas yang harus ditambah. Alhamdulillah pemerintah sudah menambah Dermaga VI ini,” ujarnya.

“Tadi kita diskusi kaitan dengan ada permasalahan manuver untuk masuk ke dalam Dermaga VI ini, kita lihat tadi ada kesulitan untuk manuver. Tapi, kalau kendaraan penumpang saja itu tidak terlalu sulit, karena itu ada bottle neck, ada penyempitan sesuai dengan laporannya, itu bisa dilakukan,” tuturnya.

Terkait dengan apakah Dermaga VI akan dikhususkan bagi penumpang kendaraan roda dua, Pudji mengatakan pihaknya akan melihat apakah penggunaan itu memungkinkan atau tidak. Jika itu dilakukan, kata dia, akan ada plus-minus dalam pemberlakuannya.

Meski begitu, dalam rapat yang digelar Kemenhub di kantor PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Pudji mengungkapkan ada sedikit masalah yang dihadapi dalam proses operasi Dermaga VI, salah satunya soal pintu masuk menuju dermaga baru tersebut.

Digunakannya Dermaga VI, salah satunya, untuk meminimalkan kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Merak. Seperti halnya arus mudik 2016, kemacetan terjadi hingga ke Jalan Tol Tangerang-Merak.

“Ya, mudah-mudahan tidak seperti tahun lalu padatnya sampai dengan mengekor di tol. Dengan adanya penambahan ini, pasti ada lahan yang terbuka, itu bisa saja, itu akan mengurangi,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto saat meninjau Dermaga VI di Pelabuhan Merak, Kamis (6/4/2017).

Dermaga VI Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten, siap digunakan saat arus mudik Lebaran 2017. Rencananya, pekan depan dermaga baru itu akan diuji coba sandar kapal untuk memastikan Dermaga VI dapat digunakan saat arus mudik.

 

 

PT Solid Gold Berjangka

 

 

Advertisements
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Cabang Lampung and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s