DJP Imbau Semua Profesi Lakukan Pembukuan Keuangan

DJP akan memberlakukan pajak final | PT Solid Gold Berjangka Pusat

PT Solid Gold Berjangka Pusat
Sebelumnya, Ken mengatakan pihaknya kerap mendapat protes dari sejumlah profesi salah satunya kalangan artis karena pemghitungan pajak dinilai sangat mahal. Padahal, sebenarnya hal itu disebabkan karena mereka tidak melakukan pembukuan.

Untuk itu, Ken menegaskan pembukuan sangat diperlukan meski dalam bentuk sederhana. “Kalau sulit bisa minta bantuan akuntan atau konsultasi dengan orang pajak,” kata Ken.

DJP akan memberlakukan pajak final bagi siapa saja yang tidak melakukan pembukuan. “Kalau tanpa pembukuan jatuhnya memang lebih mahal saat penghitungan,” kata Ken dalam acara pertemuan media bertajuk Sinergi Demi Reformasi di Belitung, Ahad (16/4).

Ken menjelaskan, pajak final tersebut akan dihitung berdasarkan rumus yang telah diatur dalam Perdirjen Pajak Nomor 17 tahun 2015 yaitu (tarif normal x penghasilan) – penghasilan tidak kena pajak × tarif pasal 17 UU PPh. Sedangkan yang telah melakukan pembukuan, rumus penghitungan yang digunakan yaitu (tarif normal × pengeluaran) – penghasilan tidak kena pajak × tarif pasal 17 UU PPh.

Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengimbau kepada seluruh masyarakat dari semua profesi untuk melakukan pembukuan keuangan secara berkala. Menurut Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, hal ini dilakukan untuk memudahkan penghitungan pajak.

Penerimaan Pajak Kuartal I 2017 Meningkat 18,13 Persen | PT Solid Gold Berjangka Pusat

Sementara, jika dilihat dari beberapa wajib pajak yang ada menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan wajib pajak terutama yang mengikuti program tax amnesty. Dari analisis yang dilakukan bisa dipetakan bahwa banyak wajib pajak orang pribadi yang sebelumnya tidak pernah melakukan pelaporan PPh 25 dan 29, setelah ikut tax amnesty sekarang ada tujuh orang diantaranya yang melaporkan PPh 25 dan 29 dengan ukuran bayar di atas Rp 10 miliar.

Menurrut Yon, saat ini DJP masih melakukan pengkajian lebih mendalam terhadap 1 juta wajib pajak yang ikut tax amnesty. “Kalau ada perubahan kepatuhan wajib pajak berarti program tax amnesty bisa di tindaklanjuti,” kata Yon.

Yon menambahkan, pertumbuhan penerimaan pajak di luar tax amnesty hanya mencapai 9,3 persen. Namun, melihat tren yang positif ini, Yon optimis dapat mencapai target pada angka 18,23 persen selama sembilan bulan ke depan.

Yon juga menggarisbawahi adanya peningkatan jumlah objek pajak PPh pasal 25 dan 29 tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama. Tahun lalu DJP hanya mengumpulkan sekitar Rp 2,6 triliun, sedangkan tahun ini DJP sudah berhasil mengumpulkan hingga Rp 4,5 triliun.

Yon menjelaskan, total penerimaan pajak PPh non migas mencapai 15,92 persen sedangkan periode yang sama tahun lalu tumbuh minus 5,26 persen. Yon merinci pertumbuhan penerimaan pajak tersebut yakni PPn tumbuh 17,5 persen, PBB 15,8 persen dan pajak jenis lainnya meningkat sebesar 9,48. Sementara, PPh migas mendominasi sebesar 78,85 persen.

“Ini sinyalnya positif artinya disemua jenis pajak pertumbuhannya positif,” ujar Yon menambahkan.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Mengungkapkan penerimaan pajak terus bergerak tumbuh pada tahun ini. Menurut Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak Yon Arsal, pertumbuhan ini ditandai dengan meningkatnya penerimaan pajak pada kuartal I 2017 sebesar 18,13 persen dari penerimaan pajak kuartal yang sama pada 2016 lalu.

“Tahun lalu kita tumbuh minus 7,95 persen,” ujar Yon dalam acara Bincang Pajak bertajuk Sinergi Demi Reformasi di Belitung, Ahad (16/4).

Tax Amnesty Tak Capai Target, Dirjen Pajak: Biar Masyarakat yang Menilai | PT Solid Gold Berjangka Pusat

Ken pun tak mau menanggapi lebih jauh soal pencapaian yang telah diperoleh DJP soal angka penerimaan dana yang bergulir melalui program tax amnesty yang telah digelar sebanyak tiga kali dan usai akhir Maret lalu.

Dia membiarkan masyarakat yang menilai kinerja DJP. “Kalau soal outcome masyarakat yang menilai. Kalau saya enggak mau menilai, intinya temen-temen DJP sudah bekerja. Setelah ini pekerjaan biasa, bahwa pajak masih ada, ya kan, esok kan masih ada, termasuk pajak kan masih ada juga, jadi tidak akan berhenti di tax amnesty aja,” tukas Ken.

Dia mengatakan, pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sudah bekerja secara total guna memulangkan dana atau aset warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini dipendam di luar negeri. Selain itu pemetaan jumlah wajib pajak (WP) pun semakin luas. “(Tax amnesty) menurut saya sih bagus, bagusnya apa, bukan dari hasil (perolehan tax amnesty).

Kalau Saya itu, bagusnya dari temen-temen DJP sudah bekerja sangat maksimal, mungkin dengan tidak mengenal waktu,” katanya saat media gathering di Belitung seperti dikutip, Senin (17/4/2017).

Program tax amnesty atau pengampunan pajak yang digelar sebanyak tiga periode telah usai. Realisasi dana repatriasi tax amnesty pun tak mencapai target yang diharapkan.

Namun, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi mengaku puas dengan kinerja jajarannya.

 

Solid Gold Berjangka

 

 

 

About Tia Ratna

24 yrs old Executive Secretary Benetta Ramelet, hailing from Lakefield enjoys watching movies like Death at a Funeral and Netball. Took a trip to Archaeological Site of Cyrene and drives a McLaren M16C.
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Pusat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s