Perlakuan Kereta & Truk di Priok Agar Disetarakan

Penggunaan kereta api sebenarnya bisa lebih diandalkan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta
Dia mengungkapkan, biaya handling juga menjadi salah satu penyebab mahalnya biaya menggunakan kereta api selain pajak. Saat ini, pemilik barang masih lebih memilih angkutan barang truk lantaran biaya menggunakan kereta api lebih mahal dibandingkan dengan truk.

“Menggunakan kereta lebih mahal ongkosnya,” katanya.

Dia menambahkan, penggunaan kereta api sebenarnya bisa lebih diandalkan mengingat kapasitas angkut yang dimilikinya lebih besar dibandingkan dengan truk. Pelabuhan-pelabuhan besar di dunia, paparnya lebih memprioritaskan angkutan barang dengan jalur rel meskipun jalur rel dan tol sama-sama dibutuhkan.

Tidak hanya itu, angkutan barang dengan menggunakan kereta api juga semestinya dapat menikmati bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. “Kesetaraan perlakuan, [seperti] sama-sama kena pajak, sama-sama menggunakan BBM subsidi,” kata Djoko, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia menyarankan agar biaya handling juga sebaiknya didiskon agar para pemilik barang mau menggunakan jasa kereta api ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Tidak hanya itu, pemerintah juga dapat menghilangkan biaya handling jika memiliki keberanian.

Pemerintah dinilai perlu menyetarakan perlakuan antara kereta api barang dan angkutan truk agar penggunaannya ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta bisa seimbang, terlebih saat ini ada jalan tol ke pelabuhan tersebut.

Akademisi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno mengatakan, kesetaraan perlakuan tersebut bisa berupa pemberian pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap pengguna angkutan truk.

Angkutan Kereta Api Barang Bisa Diandalkan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan akan terdapat penghematan, baik dari sisi waktu dan biaya dengan beroperasinya jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok.

“Akan ada kemudahan berupa penghematan terhadap cost dan kepastian waktu. Sebelum ada tol kan lama, capek dan kurang aman. Jadi ini suatu lompatan besar,” jelas Budi, Sabtu (15/4/2017).

Ia mengatakan, jajarannya beserta stakeholder terkait terus berupaya menjalankan amanat presiden yaitu untuk meningkatkan daya saing bangsa melalui peningkatan pelabuhan Tanjung Priok.

Menurutnya ada tiga komponen yang dapat menekan biaya logistik yakni dari kapal, di terminal container, dan darat.

Hanya saja, paparnya, kereta api barang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan angkutan barang truk.

Tidak hanya itu, pelabuhan-pelabuhan besar di dunia biasanya lebih memprioritaskan angkutan barang berbasis rel.

Dia mengingatkan, penggunaan angkutan barang truk yang semakin banyak juga dapat merugikan negara lantaran hal tersebut juga berarti ada peningkatan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“Yang rugi, akhirnya juga negara, penggunaan bahan bakar minyaknya [akan] lebih banyak,” katanya.

Terkait dengan besaran peningkatan jumlah penggunaan angkutan barang truk ke Pelabuhan Tanjung Priok, dia mengungkapkan belum melakukan perhitungan.

“Jalan rel bisa jadi unggulan,” Kata Djoko, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Dia mengatakan, akses jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok dan jalur kereta api memang sama-sama dibutuhkan.

Angkutan barang dengan menggunakan kereta api dinilai lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan angkutan truk meskipun terdapat jalan tol ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Akademisi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno mengungkapkan, jalan tol yang kemarin diresmikan masih berpotensi macet yang akhirnya menyebabkan biaya tinggi.

Beroperasinya Tol Tanjung Priok akan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta

Jalan tol ini terdiri dari lima seksi yakni Seksi E-1 Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 km, E2 Cilincing-Jampea sepanjang 2,74 km, E2A Cilincing-Simpang Jampea sepanjang 1,92 km, NS Link Yos Sudarso-Simpang Jampea sepanjang 2,24 km dan NS Direct Ramp sepanjang 1,1 km.

Ia melanjutkan, adanya ketepatan waktu dalam pengangkutan karena lancarnya proses distribusi, tidak hanya akan dirasakan positif oleh pelaku usaha dalam hal ini pemilik barang maupun pengusaha angkutan barang, melainkan dampak lebih besar akan dirasakan Indonesia.

“Salah satu komponen biaya itu waktu. Jika waktu bisa dipersingkat dan kepastian ada, maka ekonomi harusnya akan makin maju ke arah positif,” ungkapnya.

Jalan Tol Akses Tanjung Priok merupakan bagian dari jaringan tol Jabodetabek dan langsung terhubung ke ruas tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang memiliki total panjang 69,77 Kilometer (Km).

Dengan beroperasinya ruas tol tersebut, pengangkutan berbagai barang dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok akan semakin lancar.

“Selama ini, hambatan terbesar dalam pengangkutan barang adalah di sekitar pelabuhan itu sendiri. Kemacetan dan antrean di sana bisa memakan waktu lama. Padahal Pelabuhan Tanjung Priok ibarat etalase bagi Indonesia karena menjadi pelabuhan utama.

Jika kondisi di sana karut marut dalam hal lalu lintasnya, apa kata dunia nanti,” kata Lookman kepada Warta Kota, Senin (17/4/2017).

Lookman menyebut, kelancaran akses menuju pelabuhan melalui tol tersebut bisa menunjang produktivitas arus barang.

Ia memrediksi, akan terjadi kenaikan utilitas kendaraan hingga 50 persen melalui akses tol tersebut.

“Bagi para pengusaha, waktu adalah uang. Semakin cepat barang sampai tujuan, itu hal yang bagus,” ujarnya.

 

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Cabang Jakarta and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s