Ratusan warga pro-Semen Rembang bakal geruduk Komnas HAM

Pabrik Semen Rembang selama ini memberikan banyak manfaat | PT Solid Gold Berjangka Pusat

PT Solid Gold Berjangka Pusat

Ketua Tim Penyelamat Aset Negara, Achmad Michdan, menambahkan pihaknya justru mempertanyakan aksi warga yang mengatasnamakan warga Rembang tersebut.

“Mereka itu bukan warga Rembang, tap warga Pati, sementara di Pati juga berdiri pabrik semen tapi mereka tidak bersuara seperti ini,” ucapnya.

Tim penyelamat aset negara juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah termakan isu terkait beroperasinya pabrik semen tersebut. Selama ini, banyak elemen masyarakat yang latah melakukan aksi demo menuntut penutupan pabrik semen, tanpa mengetahui kondisi yang terjadi sebenarnya.

Hasil KLHS, kata dia, tidak diperbolehkan untuk penambangan, namun bahan tambangnya bisa membeli dari usaha tambang di sekitarnya. Ini aneh. Padahal otoritas daerah sudah mengeluarkan izin penambangan akan tetapi memang harus ada batasannya.

“keberadaan pabrik semen Rembang sebenarnya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pabrik tersebut milik BUMN dengan nilai investasi mencapai Rp 4,7 triliun. Beroperasinya pabrik semen itu akan sangat membantu pembangunan infrastruktur karena harga semen akan lebih murah,” jelasnya lagi.

Selain itu, lanjut dia, juga bisa meningkatkan perekonomian serta pendidikan warga setempat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apalagi daerah tersebut merupakan lahan tandus.

“Mereka mengambil keputusan itu hanya berdasarkan data dari mereka yang mengatasnamakan warga Rembang, tanpa melihat sendiri secara langsung,” jelasnya.

Aksi penolakan pabrik semen Rembang tersebut lanjut Mahendradatta, sarat dengan kepentingan politis. Efeknya adalah kedudukan dalam pemerintahan. Padahal pabrik semen Rembang adalah pabrik semen milik negara yang sahamnya dimiliki negara dan publik dan tidak dimiliki asing.

“Kami mempertanyakan kebijakan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang dikeluarkan khusus untuk Pabrik Semen Rembang. Padahal KLHS seharusnya dilakukan di seluruh kawasan pabrik semen, sementara di kawasan tersebut tidak hanya berdiri PT Semen Indonesia saja tetapi juga puluhan pemegang izin usaha pertambangan lainnya,” tandasnya.

“Ada 7 ribu warga dari lima desa yang memberikan kuasa hukum kepada kami. Mereka meminta agar pabrik Semen Indonesia tetap beroperasi. Mereka yang selama ini ramai-ramai mengatasnamakan warga Rembang itu bukan warga Rembang, mereka warga Pati,” ujar Mahendradatta kepada wartawan di Solo, Minggu (14/4).

Mahendradatta menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, pabrik Semen Rembang selama ini memberikan banyak manfaat. Warga menilai Komnas HAM terburu-buru mengeluarkan keputusan penutupan pabrik semen.

Ratusan warga 5 desa yang ada di ring 1 pabrik semen PT Semen Indonesia Rembang akan mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Senin (17/4) besok. Mereka akan meminta (Komnas HAM) meninjau kembali permintaan penutupan pabrik tersebut.

Tim Penyelamat Aset Negara yang mendampingi warga ring 1 Mahendradatta mengatakan, ada 7 ribu warga dari 5 desa yang berada di ring 1 pabrik semen Rembang, selama ini mereka tidak didengar suaranya. Yakni Desa Tegaldowo, Kadiwongo, Pasucen, Kajar, dan Timbrangan.

Siap Produksi, Semen Rembang Dapat Dukungan dari DPR | PT Solid Gold Berjangka Pusat

Hal lainnya yang tidak kalah pentingnya, ucap Bowo adalah manfaat ekonomi yang dihasilkan dari beroperasinya Semen Rembang untuk masyarakat dan daerah.

Menurutnya, ini mendukung investasi besar. Semen Rembang tentu juga menambah PAD. Penyerapan tenaga kerja juga meningkat, khususnya warga lokal, sehingga mengurangi pengangguran.

Sedangkan anggota Komisi VI DPR lainnya, Abdul Wachid menyebutkan, Semen Rembang tetap dapat beroperasi dan produksi komersial biarpun mengalami penolakan dari segelintir orang.

“Yang dipermasalahkan itu kan penambangannya, bukan pabriknya. Jadi, bisa saja Semen Rembang mencari bahan baku dari Tuban untuk menunjang produksinya,” kata Wachid.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat yang digelar di Kantor Staf Presiden beberapa waktu lalu antara Menteri LHK, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Rembang, Kepala KSP, Badan Geologi ESDM dan Direktur Utama PT Semen Indonesia.

Terkait segeranya Semen Rembang beroperasi dan produksi komersial, bahan baku bisa diupayakan diperoleh dari wilayah lain jika sementara hingga kini lokasi areal penambangan masih menjadi polemik.

“Kan izin lingkungannya sudah ada. Soal penambangannya bisa dari lokasi lain, entah dari Tuban atau sekitarnya,” imbuh dia.

Pihaknya menganggap pentingnya Semen Rembang beroperasi sebab akan mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang digagas Presiden Joko Widodo.

“Itu haknya Semen Rembang sebagai sebuah perusahaan milik nasional. Itu juga dilakukan karena adanya investasi yang telah besar dikucurkan,” kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (16/4/2017).

Belum lama ini, pihak Semen Rembang menyatakan siap untuk memulai beroperasi produksi komersial. Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto mengungkapkan, produksi komersial akan berlangsung sebelum berakhirnya semester pertama tahun ini.

Kendati demikian, Semen Rembang tetap menghormati dan mendukung dilakukannya validasi penelitian oleh tim KLHS Pegunungan Kendeng guna memastikan daya tampung alam CAT Watuputih sebagai areal penambangan.

Komisi VI DPR mendukung langkah PT Semen Indonesia Tbk di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah yang menyatakan kesiapannya segera melakukan operasional produksi komersial.

Menurut anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso, mulainya tahapan Semen Rembang untuk beroperasi produksi komersial merupakan bagian dari haknya sebagai industri milik negara.

Komisi VI DPR mendukung langkah PT Semen Indonesia Tbk di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah yang menyatakan kesiapannya segera melakukan operasional produksi komersial.

Menurut anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso, mulainya tahapan Semen Rembang untuk beroperasi produksi komersial merupakan bagian dari haknya sebagai industri milik negara.

Pembangunan Pabrik Semen Harus Menyejahterakan Masyarakat | PT Solid Gold Berjangka Pusat

Kunjungan ini juga dihadiri oleh dua Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron dan Viva Yoga Mauladi, serta dari lima orang Anggota Komisi IV lainnya, dari F PDI Perjuangan Sudin, F Golkar Ichsan Firdaus, F Gerindra Darori Wonodipuro, F PKB Acep Adang Ruhiyat, dan dari F Hanura Lalu Gede Syamsul Mujahid.

Setelah dilihat secara langung, mayoritas warga Rembang telah mendukung keberadaan pabrik semen, Edhy pun sudah menanyakan beberapa unsur tokoh masyarakat dari kepala desa, camat dan warga biasa.

Menurutnya meski ada beberapa yang menolak, tetap tidak bisa diabaikan, peran pemerintah harus hadir untuk warga negaranya meski itu hanya minoritas. “Saat ada satu orang pun yang menolak pembangunan, perlu didalami dan cari tahu apa masalahnya,” ungkap Edhy.

“Kami dalam posisi akan melihat secara jelas apa yang dialami di sini. Apa yang kami tangkap adalah pembangunan dalam arti untuk kepentingan masyarakat. Kami di DPR akan meninjau ini dari sisi aturan. Kami semua di sini akan menjalani ini tanpa tebang pilih, tanpa berpihak ke mana,” papar Edhy saat rapat di kantor oprasional pabrik semen, Rembang, Kamis (13/4).

Dalam rapat ini juga hadir Bupati Rembang Abdul Hafidz, Direkur Utama PT Semen Indonesia Rizkan Chandra, Perwakilan Kementerian Hidup dan Kehutanan. Edhy yang memimpin rapat menegaskan Komisi IV, setelah mengetahui kondisi yang sebenernya terjadi di lapangan akan membuat keputusan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia memaparkan spirit pembangunan infrastruktur negara harus bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat yang sebesar-besarnya.

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI meninjau langsung alih fungsi lahan yang dimanfaatkan oleh PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang.

Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV Edhy Prabowo ini ingin mengetahui secara langsung kondisi di lapangan serta pendapat masyarakat menanggapi pembangunan dan keberlangungan pabrik semen di daerah tersebut, yang ramai diperbincangkan.

Pembangunan pabrik semen di Rembang oleh PT Semen Indonesia telah menjadi isu nasional, hal tersebut disebabkan karena adanya penolakan disertai unjuk rasa oleh beberapa orang yang tidak setuju dengan keberadaan pabrik. Merespons masalah tersebut Komisi IV DPR berkunjung untuk mengetahui secara langsung apa yang terjadi di pabrik dan aspirasi masyarakat sekitar.
PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT. Solid Gold Berjangka Pusat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s