Investor Tahan Transaksi, Rupiah Sedikit Tertekan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah | PT Solid Gold Berjangka Pusat

 

PT Solid Gold Berjangka Pusat
Ekonom PT samuel Sekuritas Rangga Cipta menjelaskan, Mayoritas kurs di Asia menguat Rabu kemarin, sejalan dengan tekanan pelemahan dolar AS dan optimisme yang muncul dari China.

Hasil Pilkada DKI Jakarta dengan keunggulan Anies-Sandi pada hitung cepat membuat sebuah kepastian. Selanjutnya, pergerakan aset berdenominasi rupiah akan lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental yang saat ini cenderung membaik.

“Fokus saat ini beralih ke pengumuman BI RR rate sore nanti yang diperkirakan tetap sebelum selanjutnya investor kembali menyorot pengumuman peringkat utang Indonesia oleh S&P yang saat ini diperkirakan naik ke layak investasi,” tutur dia.

Emmanuel Macron menjadi kandidat favorit untuk memang dalam pemilu Prancis. Namun memang masih banyak pemilih di negara tersebut yang masih ragu-ragu untuk menentukan pilihannya.

Sebagian besar pelaku pasar menahan transaksi karena lebih baik menunggu hasil pemilu. Mengingat banyak kejadian yang di luar dugaan.

“Sebelumnya orang berpikir Inggris tak akan keluar dari Uni Eropa atau Trump tak akan menang, tapi kejadiannya tidak demikian,” jelas analis senior Sumitomo Mitsui Trust Ayako Sera seperti dikutip dari Reuters.

“Akan ada kejutan-kejutan baru yang bakal terjadi,” tambah dia.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.317 per dolar AS hingga 13.340 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih mampu menguat 1,08 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 13.328 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 13.299 per dolar AS.

Dolar AS memang menguat di kawasan Asia pada perdagangan hari ini. Namun, penguatan tersebut tak sebesar sehari sebelumnya. Investor menunggu putaran pertama pemungutan suara dari Pemilu Prancis.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar memilih untuk menunggu hasil Pemilu Prancis.

Mengutip Bloomberg, Kamis (20/4/2017), rupiah dibuka di angka 13.332 per dolar AS, melemah jika dibandingkankan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.319 per dolar AS.

Indeks Rebound dari Level Terendah, Pound Sterling Melemah | PT Solid Gold Berjangka Pusat

Para pedagang pun mempertimbangkan kembali prediksi bahwa bank sentral AS Federal Reserve akan lebih lanjut menaikkan suku bunga acuannya sebanyak dua kalin tahun ini.

Pada Rabu pekan ini, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin kepada Financial Times menyatakan bahwa Trump jelas tidak bermaksud untuk mengabaikan kekuatan dolar AS. Hal ini berlawanan dengan pernyataan Trump pda pekan sebelumnya bahwa dolar telah menjadi terlalu kuat.

Dengan menguatnya dolar AS, performa yen kemarin berakhir melemah 0,41% atau 0,44 poin di posisi 108,86 per dolar AS, sedangkan nilai tukar pound berakhir melemah 0,50% terhadap dolar AS.

Indeks dolar pagi ini terpantau lanjut naik tipis 0,05% atau 0,053 poin ke posisi 99,791 pada pukul 07.37 WIB.

ebelumnya indeks dolar dibuka dengan kenaikan hanya 0,003 poin di level 99,502, setelah pada sesi perdagangan sebelumnya ditutup melemah 0,79% di posisi 99,499.

Laju dolar telah melemah pada beberapa pekan terakhir akibat data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi serta kekhawatiran seputar kemampuan Presiden Donald Trump untuk merealisasikan rencana reformasi pajak fiskalnya.

Pergerakan indeks dolar AS berhasil berakhir rebound pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah mencapai level terendah dalam tiga pekan akibat berkurangnya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama berakhir menguat 0,24% atau 0,239 poin ke 99,738.

Dolar AS Rebound Memukul Rupiah 29 Poin | PT Solid Gold Berjangka Pusat

 

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/4/2017), indeks USD berbalik naik 0,1% menjadi 99,781 DXY, setelah sebelumnya berada di 99,465 DXY. Hal ini membuat USD lebih tinggi terhadap yen menjadi 108,84 dan euro flat pada level USD1,07140 EUR.

Adapun sterling stabil di USD1,2845 GBP, setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May meminta pemilu dipercepat menjelang perundingan Brexit.

“Dolar menguat karena ada perubahan tren global dan kurva imbal hasil AS, karena suku bunga bergerak sedikit lebih tinggi setelah rilis Beige Book,” ujar Bill Northey, kepala investasi di perbankan AS di Helena, Montana.

Beige Book menunjukkan bahwa ekonomi berkembang pada tingkat moderat antara medio Februari hingga akhir Maret, namun tekanan inflasi tetap ada meski ada banyak kesulitan dalam menarik dan mempertahankan angka pekerja.

Rupiah di data SINDOnews yang bersumber dari Limas, pada hari ini turun 29 poin ke angka Rp13.334 per USD, setelah di Selasa sebelum libur Pilkada DKI putaran kedua ditutup jatuh 10 poin ke Rp13.305 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pada Kamis ini dipatok di Rp13.328 terdepresiasi 29 poin dari posisi Selasa lalu di Rp13.299 per USD.

Melemahnya rupiah dan mata uang Asia lainnya seperti yen, karena indeks USD berbalik rebound setelah investor gugup terhadap pemilihan Presiden di Prancis. Hasil Brexit di Inggris, kemenangan Donald Trump di Amerika Serikat yang mengusung ekonomi populisme (ekonomi nasionalis) dikhawatirkan juga menjalar ke negeri Napoleon Bonaparte.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis (20/4/2017) dibuka melemah 0,10% atau 13 poin ke posisi Rp13.332 per USD.

Sebelumnya, pada penutupan Selasa (18/4), rupiah di indeks Bloomberg ditutup melemah 12 poin atau 0,09% ke posisi Rp13.298 per USD.

Sementara itu, rupiah di data Yahoo Finance terpantau terperosok 39 poin atau 0,29% ke Rp13.334 per USD. Pada Selasa lewat, mata uang NKRI ditutup melemah 12 poin atau 0,09% ke posisi Rp13.295 per USD.
Solid Gold Berjangka

 

About Tia Ratna

24 yrs old Executive Secretary Benetta Ramelet, hailing from Lakefield enjoys watching movies like Death at a Funeral and Netball. Took a trip to Archaeological Site of Cyrene and drives a McLaren M16C.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s