Charoen Pokphand akuisisi 7-Eleven senilai Rp 1 triliun

CPRI menyetujui rencana pengambilalihan kegiatan usaha MSI di bidang rumah makan dan toko modern | PT Solid Gold Berjangka

 PT Solid Gold Berjangka
Nilai dari transaksi tersebut sebesar Rp 1 triliun dengan merujuk hasil dari penilaian dan uji tuntas,” Presiden Direktur PT Charoen Pokphand Tbk Tjiu Thomas Effendy dalam laporannya.

Selanjutnya, proses akuisisi akan tuntas sebelum 30 Juni 2017, setelah semua syarat terpenuhi.

“Apabila transaksi dilakukan, Perseroan dapat melakukan kegiatan ekspansi usaha di bidang distribusi serta dapat mendukung kegiatan penjualan produk makanan olahan dan minuman olahan yang diproduksi oleh Perseroan dan entitas anaknya.”

Dalam laporan PT Charoen Pokphandke Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan bahwa CPRI menyetujui rencana pengambilalihan kegiatan usaha MSI di bidang rumah makan dan toko modern beserta aset aset terkait berdasarkan sistem waralaba. Nilai akuisisi ini tercatat mencapai Rp 1 triliun.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk mengakuisisi bisnis convenience store 7-Eleven dari PT Modern International Tbk (MDRN). Aksi korporasi ini ditandai dengan penandatanganan Business Acquisition Agreement antara PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI), perusahaan terkendali Perseroan dengan PT Modern Sevel Indonesia (MSI) perusahaan terkendali dari PT Modern International TBk.

Alasan Sevel Dijual: Rugi Bertahun-tahun | PT Solid Gold Berjangka

“Pertimbangan perseroan melalui MSI untuk menjual segmen usaha ini adalah karena segmen bisnis ini telah mengalami kerugian di tahun-tahun terakhir sebagai akibat dari kompetisi pasar yang tinggi serta pengembangan segmen bisnis ini diperlukan modal yang besar pada masa yang akan datang,” tulis pihak MSI dalam keterbukaan.

Pada awal tahun, detikFinance sempat menelusuri perkembangan bisnis tersebut di Jakarta. Tercatat ada penutupan 30 gerai akibat rugi, seiring dengan biaya operasional yang membengkak tak sesuai pendapatan.

Ada berbagai isu yang sempat menjadi indikasi, seperti larangan penjualan alkohol hingga aktivitas nongkrong enggak jajan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip detikFinance, Selasa (25/4/2017), pihak MSI menyatakan bahwa penjualan terjadi karena mengalami kerugian bertahun-tahun.

Perusahaan merasa, dalam pengembangan bisnis pada segmen tersebut membutuhkan tambahan modal yang sangat besar.

PT Modern Sevel Indonesia (MSI) akhirnya menyerah. 7-Eleven alias Sevel, waralaba yang namanya sempat melejit di tanah air harus beralih kepemilikan ke PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yang merupakan entitas dari PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk.

Sevel dijual sebesar Rp 1 triliun yang artinya nilai transaksi tersebut melebihi dari 50% dari nilai ekuitas perseroan per 31 Desember 2016.

Charoen Akuisisi 7-Eleven, Saham Induk Usaha 7-Eleven Melonjak | PT Solid Gold Berjangka

Bima pun merekomendasikan beli saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dengan target harga saham Rp 4.490.

PT Modern Internasional Tbk (MDRN) melalui anak usahanya PT Modern Sevel Indonesia (MSI) menjual bisnis restoran dan convenience store di Indonesia kepada PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yaitu anak usaha dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Penjualan dan transfer segmen bisnis restoran dan convenience store di Indonesia itu dengan merek waralaba 7-Eleven itu beserta aset-aset yang menyertainya.

Penandatanganan business acquisition agreement oleh keduabelah pihak dilakukan pada 19 April 2017. Demikian mengutip keterangan perseroan di keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti ditulis Senin 24 April 2017.

Bima menilai, transaksi penjualan bisnis 7-Eleven itu akan menguntungkan Charoen Pokphand. Lantaran ini dapat menambah distribusi penjualan produk Charoen Pokphand terutama produksi ayam.

Bima menambahkan, sektor peternakan juga masih akan positif ke depan. Ini didukung dari bulan puasa dan Lebaran yang akan tiba dapat mendongkrak permintaan ayam. Sentimen positif lainnya yaitu penanaman jagung yang sudah dilakukan secara masif menurut Bima dapat kurangi biaya produksi Charoen Pokphand. “Panen jagung akan membuat biaya produksi jadi murah,” tutur dia.

“Akuisisi (bisnis 7-Eleven oleh Charoen Pokphand Indonesia) maka Modern Internasional dapat kas. Ini berpotensi jadi katalis positif,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, penguatan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk hanya sementara. Sedangkan jangka panjang cenderung konsolidasi. Bima menilai, usai pelepasan bisnis 7-Eleven membuat manajamen PT Modern Internasional Tbk harus mencari pendapatan baru.

Sebelumnya manajemen PT Modern Internasional Tbk juga harus hadapi persaingan ketat untuk bisnis 7-Eleven. “Pendapatan Modern Internasional ini dari 7-Eleven. Dengan 7-Eleven itu ada yang tutup jadi berkurang,” ujar dia.

Sementara itu, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk naik 0,91 persen ke level Rp 3.330 per saham. Total frekuensi perdagangan sektiar 892 kali dengan nilai transaksi Rp 9,3 miliar.

Analis PT NH Korindo Securities Bima Setiaji menuturkan, penguatan saham PT Modern Internasional Tbk didorong akuisisi bisnis 7-Eleven oleh anak usaha PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.

Dengan ada akuisisi tersebut, anak usaha PT Modern Internasional Tbk akan dapat dana segar. Rencana penyelesaian transaksi tersebut sebelum 30 Juni 2017. Diperkirakan nilai transaksi penjualan bisnis 7-Elevel kepada Charoen Pokphand Indonesia senilai Rp 1 triliun.

Saham PT Modern Internasional Tbk sempat berada di level tertinggi Rp 83 dan terendah Rp 69 per saham. Total frekuensi perdagangan sekitar 6.412 kali dengan nilai transaksi Rp 38,5 miliar.

Penguatan saham PT Modern Internasional Tbk terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun tipis 2,57 poin atau 0,05 persen ke level 5.661,89.

Manajemen PT Modern Internasional Tbk (MDRN) melalui anak usahanya PT Modern Sevel Indonesia (MSI) menjual bisnis restoran dan convenience store di Indonesia dengan merek waralaba 7-Eleven kepada PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) yaitu anak usaha dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Lalu bagaimana pergerakan saham PT Modern Internasional Tbk dengan ada aksi korporasi itu?

Berdasarkan data RTI, Selasa (25/4/2017) pukul 11.39 WIB, saham PT Modern Internasional Tbk naik 24,19 persen ke level Rp 77 per saham.

 
Solid Gold

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s