APLI Ingatkan Masyarakat Agar Tak Tertipu Investasi Bodong

Maraknya investasi bodong menjadi perhatian Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia | PT Solid Gold Berjangka

 

PT Solid Gold Berjangka
Banyaknya investasi ilegal diakui turut mencoreng perusahaan yang benar-benar menjalankan model bisnis penjualan langsung. Model bisnis ini disebut mempunyai beberapa keuntungan bagi investornya yakni keuntungan dari transaksi jual beli yang dilakukan dan komisi dari jaringan penjualan yang dibangun.

World Federation of Direct Selling Association (WFDSA) mencatat sektor ini membukukan penjualan sebesar Rp12,68 triliun pada 2014. Jumlah itu naik 12% menjadi Rp14,31 triliun pada tahun berikutnya.

Adapun total nilai industri penjualan langsung secara global per 2015 mencapai US$183,72 miliar. Sementara itu, tenaga kerja di sektor penjualan langsung di Indonesia menyentuh 12,73 juta orang atau 11,8% dari total penjual langsung secara global.

Oleh karena itu, Djoko mengingatkan masyarakat untuk selalu mencari tahu lebih dulu model bisnis yang dijalankan suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk bergabung atau berinvestasi di dalamnya.

“Yang bukan ciri money game di antaranya adalah perusahaan yang memiliki SIUPL, bonus maksimal 40% dari total harga barang sebagai bagian dari perlindungan konsumen, serta ada cooling off period di mana calon konsumen bisa meminta investasinya dikembalikan dalam waktu 10 hari setelah bergabung,” papar dia.

Mengingat banyaknya investasi ilegal yang menggunakan skema piramida yang turut mencoreng perusahaan yang benar-benar menjalankan model bisnis penjualan langsung.

Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Djoko Komara mengatakan skema itu muncul karena dibarengi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Ditambah lagi, masyarakat yang menjadi korban tidak jarang enggan melaporkan kerugian yang diderita.

Maraknya investasi bodong menjadi perhatian Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI).

Total Kerugian Investasi Bodong di Indonesia Rp126,5 Triliun | PT Solid Gold Berjangka

Oleh sebab itu, Djoko berharap dengan banyaknya edukasi mengenai investasi baik yang dilakukan oleh swasta atau pemerintah bisa membantu masyarakat untuk memahami dan membedakan mana investasi yang legal dan ilegal.

“Kalau masyarakat tidak semakin pintar, investasi bodong ini akan terus berkembang dengan pesat. Makanya harus dimulai dari pemahaman masyarakatnya dulu,”ujarnya.

“Yang skema ponzi ini paling banyak dan masih ada sampai sekarang. Mereka itu menawarkan untung yang besar. Padahal uangnya itu berputar tidak diinvestasikan,” kata Djoko di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Dari total 2772 laporan pengaduan tersebut, Djoko mengatakan investasi bodong yang berskema piramida atau ponzi paling banyak dibandingkan investasi bodong jenis lain. Berbagai modus investasi bodong yang lain seperti emas, arisan dan sebagainya.

Skema ponzi dan piramida merupakan modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya. Jadi bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau perusahaan.

Ketua umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Djoko H Komara mengatakan, sejak tahun 1975 hingga 2016, tercatat kerugian yang diterima masyarakat akibat investasi bodong mencapai Rp126,5 triliun. Jumlah ini merupakan akumulasi dari total laporan pengaduan sekitar 2.772.

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong | PT Solid Gold Berjangka

Edukasi juga penting. Berharap masyarakat bisa kita edukasi mengenai mana saja sih perusahaan yang benar. Jangan sampai asal saja ikut tapi dimanfaatkan oleh segelintir oknum, kasihan masyarakat kita,” katanya.

Indah menjelaskan edukasi bisa dijadikan sebagai bentuk tindak pencegahan terhadap perusahaan-perusahaan investasi yang ilegal. Pasalnya, jika sudah terjadi penipuan, akan sangat merugikan bagi masyarakat.

“Yang paling penting itu pencegahan sebenarnya, kalau sudah terjadi itu parah sekali. Kita sudah banyak sekali contohnya. Sudah banyak PT yang sudah selama ini kita tangani melakukan investasi ilegal money game. Siapa yang jadi korban? masyarakat,” katanya.

Nah, karena ingin untung cepat ini masyarakat gampang tergiur dengan investasi yang menghasilkan keuntungan dengan cepat, tanpa pikir panjang apakah ini legal atau ilegal. Karena mudah tertipu ini investasi bodong makin marak,” kata Indah.

Oleh sebab itu, Indah mengimbau kepada masyarakat yang berminat untuk berinvestasi, sebelum melakukan investasi harus mencari berbagai informasi perusahaan investasi ini agar tidak tertipu dan dirugikan oleh para pelaku investasi bodong.

Selain itu, edukasi bisa menjadi solusi agar masyarakat terhindar dari penipuan investasi. Misalnya dengan mengadakan sebuah seminar atau diskusi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal Lestari Indah mengatakan maraknya investasi ilegal atau investasi bodong lantaran masyarakat d Indonesia ingin memperoleh keuntungan secara instan.

“Jadi ini sama saja seperti gali lubang tutup lubang aja kan. Tidak menguntungkan sama sekali,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Djoko mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terjebak investasi ilegal ini. Lebih baik berinvestasi ke perusahaan yang sudah memiliki kredibilitas dan tersaftar oleh OJK.

“Ada berbagai modus yang ditawarkan oleh pelaku investasi ilegal. Paling sering ya modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya. Bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau perusahaan,” kata Djoko.

Djoko mengatakan skema investasi itu merupakan skema investasi ponzi atau piramida tebalik. Diskema ini, pelaku mengutamakan perekrutan anggota baru di mana anggota lama disubsidi oleh anggota baru hingga akhirnya sampai ke level paling bawah di mana anggotanya akan mengalami kesulitan dan akhirnya sistem ini menjadi collapse atau berhenti.

Hal itu diuangkap dalam seminar yang bertajuk ‘Katakan Tidak Pada Investasi Ilegal’ di hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).

Ketua APLI Djoko H Komara mengungkapkan berbagai modus investasi ilegal yang selama ini telah merugikan masyarakat mulai dari investasi, tabungan, arisan, investasi emas, asuransi dan lainnya.

Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia atau APLI mengungkap ciri-ciri investasi bodong. Modus-modusnya pun berbagai macam.

 

 
Solid Gold

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s