Dokternya Ditangkap Kasus Penipuan, Kadiskes Siak: Ini Memalukan

PNS di Pemkab Siak, ditangkap polisi | PT Solid Gold Berjangka

 

PT Solid Gold Berjangka

Persoalannya, pada akhir 2016, dokter Peni mulai menghindar jika diajak bertemu. Utangnya juga tak kunjung dibayar. Selama mereka berpacaran, dokter Peni rupanya mengaku sebagai anggota TNI AU berangkat kapten, yang bertugas di RS bernama Guntur Anton Rinali.

Kepada EJ, sang dokter mengaku sudah dipindahtugaskan dari Pekanbaru ke Papua oleh kesatuannya. Setelah kasus penipuan ini dilaporkan, dokter Peni pun ditangkap.

Dari sini baru diketahui Peni adalah dokter berstatus PNS Siak, bukan anggota TNI AU. Dari tangan tersangka, polisi menyita SIM A dan C dengan status pekerjaan anggota TNI. Kini sang dokter ditahan polisi.

“Saya belum ketemu sama dia, karena saya lagi tugas di Jakarta. Begitu pun saya minta, kiranya masalah ini diselesaikan dengan cepat, segera bayar soal utang-piutang itu,” ucap Toni.

Dokter Peni ditangkap polisi atas aduan pacarnya, EJ (37). Perempuan tersebut melaporkan Peni dengan kasus dugaan penipuan uang Rp 202 juta.

Dokter Peni mengenal EJ sejak 2014. Selama ini mereka berpacaran dan malah dokter Peni berjanji akan menikahi kekasihnya itu. Belakangan, dokter ini meminjam uang Rp 202 juta.

Toni menjelaskan dokter Peni selama ini bertugas di puskesmas di Kota Perawang di Kecamatan Tualang, Kab Siak. Status dokter Peni sudah berkeluarga.

“Kalau tidak salah, keluarganya ada di Pekanbaru. Saya terkejut dapat kabar jika dia terlibat penipuan uang,” ujar Toni.

Dia berharap kasus dugaan penipuan yang kini ditangani Polsek Sukajadi, Pekanbaru, itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Dokter Peni Muharsanto (37), PNS di Pemkab Siak, ditangkap polisi terkait dengan dugaan kasus penipuan. Kasus ini dianggap mencoreng nama baik dokter dan pemda setempat.

“Ini sangat memalukan sekali. Saya terkejut mendapat kabar ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pemkab Siak Toni Candra saat dihubungi detikcom, Jumat (7/4/2017).

Terlibat Penipuan, Dokter PNS Siak Juga Ngaku Anggota TNI | PT Solid Gold Berjangka

“Satu pucuk sangkur juga kita sita,” kata Kapolsek Sukajadi, Kompol Hermawi kepada wartawan, Jumat (7/4/2017).

Menurut Hermawi, tersangka Peni setiap kali dihubungi EJ mengaku sibuk. Belakangan dokter Peni mengaku jika dirinya dimutasi ke Papua.

“Merasa kesal, akhirnya EJ melaporkan kasus dugaan penipuan uang Rp 202 juta. Atas laporan itu Peni berhasil kita ringkus,” ujar Hermawi.

Sedangkan uang yang dijanjikan akan dikembalikan tak kunjung terealisasi. Merasa kesal, EJ akhirnya melaporkan ke Polsek Sukajadi Pekanbaru.

Belakangan, tersangka Peni berhasil diringkus. Setelah diperiksa, barang bukti yang diamankan, SIM A dan SIM C atas nama Peni Muharsanto dengan status pekerjaan anggota TNI.

Kepada pacarnya EJ yang dia kenal sejak tahun 2014 lalu, dokter Peni ini menyembunyikan nama aslinya. Kepada EJ, dia mengaku bernama Guntur Anton Rinaldi. Selama mereka berpacaran, dokter Peni menjanjikan akan menikahi EJ.

Dengan rayuannya, akhirnya dokter Peni berhasil meminjam uang kepada EJ sebesar Rp 202 juta. Entah bagaimana ceritanya, pada Desember 2016 dokter Peni mulai menghindari jika diajak bertemu.

Dokter Peni Muharsanto (37) lihai merayu pacarnya. Selain mengambil uang pacarnya Rp 202 juta, Peni mengaku juga sebagai dokter RS TNI AU Pekanbaru.

Dokter Peni yang berstatus PNS dan bertugas di Puskesmas Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak ini, selama ini mengaku sebagai anggota TNI AU. Selama dia berpacaran dengan EJ (37) warga Pekanbaru, Peni mengaku berpangkat kapten sebagai tenaga medis di RS TNI AU.

Polisi Tangkap Dokter PNS Siak yang Tipu Pacarnya Rp 202 Juta | PT Solid Gold Berjangka

Malah mengaku sudah pindah tugas ke Papua. Merasa kesal, akhirnya korban melaporkan kasus dugaan penipuan ini,” ucap Hermawi.

Hermawi mengatakan EJ kemudian melaporkan Peni pada Rabu (5/4). Timnya kemudian melakukan pelacakan dan berhasil menangkap Peni di Jl Mawar Kelurahan Tangerang Selatan, Kec Bukit Raya, Pekanbaru.

“Saat ini terlapor lagi kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Hermawi.

“Juni 2014, terlapor (dokter) meminjam uang Rp 202 juta untuk keperluan tertentu. Dan uang itu diberikan EJ,” kata Hermawi.

Pada Desember 2016 Peni mulai menghindar ketika diajak bertemu pacarnya itu. Setiap kali dihubungi melalui telepon seluler, Peni mengaku sibuk dan menyebut pindah tugas.

Korban melaporkan adanya tindak pidana dugaan penipuan uang sebanyak Rp202 juta. Setiap kali diminta, dokter tersebut selalu saja berkilah,” kata Kapolsek Sukajadi Kompol Hermawi kepada wartawan, Jumat (7/4/2017).

Hermawi menjelaskan penipuan itu diawali adanya perkenalan antara Peni dengan EJ pada 2014 lalu. Hermawi mengatakan komunikasi itu terus berlanjut hingga Peni dan EJ akhirnya berpacaran, Peni juga sempat berjanji akan menikahi EJ.

Dokter Peni Muharsanto (37) ditangkap polisi karena diduga terlibat penipuan uang. Dokter PNS di Pemerintah Kabupaten Siak, Riau, itu menipu seorang wanita bernisial EJ (37) sejumlah Rp 202 juta.

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s