Investasi Ilegal Marak Karena Iming-iming Untung Besar

Kasus investasi ilegal masih terus bermunculan | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka
Berharap masyarakat bisa kami edukasi mengenai mana saja sih perusahaan yang benar. Jangan sampai asal saja ikut tapi dimanfaatkan oleh segelintir oknum, kasihan masyarakat kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi bisa dijadikan sebagai bentuk tindak pencegahan terhadap perusahaan-perusahaan investasi yang ilegal. Sebab, jika sudah terjadi penipuan, akan sangat merugikan bagi masyarakat.

“Yang paling penting itu pencegahan sebenarnya, kalau sudah terjadi itu parah sekali. Kita sudah banyak sekali contohnya. Sudah banyak PT yang sudah selama ini kita tangani melakukan investasi ilegal money game. Siapa yang jadi korban? Jelas masyarakat,” tutur Lestari.

Satgas Waspada Investasi dibentuk berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 01/KDK.01/2016 tertanggal 1 Januari 2016. Satgas ini memiliki perwakilan dari OJK, Kementerian Perdagangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kementerian Informasi dan Komunikasi, Kejaksaan Republik Indonesia, serta Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal (BKPM) Lestari Indah mengatakan, edukasi bisa menjadi solusi agar masyarakat terhindar dari penipuan investasi. Misalnya dengan mengadakan sebuah seminar atau diskusi. Dirinya berharap seminar diskusi bisa menambah pengetahuan masyarakat mengenai investasi mana saja yang ilegal.

Oleh karena itu, Djoko mengingatkan masyarakat untuk selalu mencari tahu lebih dulu model bisnis yang dijalankan suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk bergabung atau berinvestasi.

“Yang bukan ciri money game di antaranya adalah perusahaan yang memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL), bonus maksimal 40% untuk melindungi konsumen, dan ada cooling off period di mana calon konsumen dapat meminta uangnya dikembalikan dalam waktu 10 hari setelah bergabung,” papar dia.

Banyak investasi ilegal yang memberikan keuntungan atau bunga sebesar 10% per minggu atau bahkan 80% per bulan. Angka tersebut merupakan nilai yang tidak wajar karena deposito bank pun menawarkan bunga maksimal di kisaran 6% per bulan,” jelasnya.

Data Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi menunjukkan kerugian investasi ilegal yang terjadi di masyarakat hingga saat ini setidaknya menyentuh Rp45 triliun. Sementara itu, jumlah pengaduan dari masyarakat mencapai 2.772 buah.

Djoko menyebutkan, jika masyarakat mendapat edukasi yang menyeluruh, maka target yang disasar oleh pelaku investasi ilegal akan hilang. “Tetapi, karena uangnya riil jadi daya pikatnya tinggi,” ujarnya, dalam seminar “Katakan Tidak pada Investasi Ilegal”, di Jakarta, Selasa (2/5).

Ia menjelaskan, yang termasuk investasi ilegal di antaranya menggunakan model skema piramida dan skema Ponzi. Ada pula investasi bodong yang berkedok arisan, koperasi, tabungan, investasi emas, hingga asuransi.

Kasus investasi ilegal masih terus bermunculan karena iming-iming keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Padahal, investasi tersebut jelas merugikan masyarakat. Menurut Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Djoko Komara, langkah pencegahan sangat penting untuk menekan maraknya investasi ilegal yang berkembang di masyarakat.

Waspada! Ini Ciri-ciri Penipuan Berkedok Investasi | PT Solid Gold Berjangka

 

Dia juga meminta pemerintah membuat aturan hukum yang jelas, terkait pemulihan kerugian masyarakat yang menjadi korban penipuan.

Sekalipun ada Undang-Undang No 17 Tahun 2014 tentang Pedagangan, beleid ini tidak bisa digunakan untuk pelaku skema ponzi.”Karena skema ponzi maupun piramida adalah dua skema yang berbeda secara hukum,” pungkasnya.

Joko mengungkapkan, upaya penegakan hukum terhadap pelaku seingkali terjadi perbedaan persepsi. Mereka kerap hanya dijerat pasal-pasal piddana dalam KUHP. Imbasnya, ancaman pidana kepada mereka rendah.

“Sehingga tidak ada efek jera,” tegasnya.

“Kemudian lama kelamaan anggotanya mengalami kesulitan, dan akhirnya sistem ini collapse atau berhenti,” jelas dia.

Dia menambahkan, hingga Agustus 2016 saja, total kerugian akibat investasi bodong ini mencapai Rp 126,5 triliun. Sementara jumlah pengaduan dari masyarakat mencapai 2772 kasus.

Skema ini adalah modus investasi palsu, di mana yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri. Atau bisa juga uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya,” beber dia ketika memberikan sambutan di acara Seminar Nasional APLI bertajuk “Katakan Tidak Pada Investasi Ilegal” di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (2/5).

Joko menjelaskan, ciri lain skema Ponzi dan Piramida adalah mengutamakan perekrutan baru, di mana anggota lama disubsidi anggota baru hingga akhirnya sampai ke level paling bawah.

Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, warga telah menjadi korban investasi bodong. Mulai dari tabungan, arisan, investasi emas, hingga asuransi.

Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Djoko Komara mengatakan, salah satu ciri penipuan jenis ini adalah peserta yang telah menanamkan uangnya, diminta mencari anggota baru. Mereka kemudian dimingi dengan menerapkan skema ponzi atau piramida.

Masyarakat diminta ekstra waspada terhadap sejumlah praktis penipuan berkedok investasi.

 

Facebook & Google Ditipu Triliunan Rupiah Lewat Email Palsu | PT Solid Gold Berjangka

Dengan cara tersebut, Rimasauskas berhasil menipu kedua departemen akuntansi kedua perusahaan. Hal ini membuat kedua perusahaan membayarkan biaya tersebut dalam kurun waktu dua tahun.

Meskipun begitu, Rimasauskas menepis semua tuduhan yang di ajukan kepadanya. Keduanya juga mengaku telah dapat menutupi kerugian akibat penipuan tersebut.

Yah, mungkin dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran, yakni meskipun sebuah perusahaan sudah memiliki teknologi mutakhir pun, jika tak hati-hati kita masih dapat tertipu juga.

Cara kerja Rimasauskas sendiri dilaporkan dengan cara mengirimkan invoice, email dan stempel dengan menyamar sebagai Quanta Computer, produsen komputer notebook, home entertainment, dan perangkat komunikasi mobile berbasis Taiwan.

Dia mengaku memiliki klien utama yang merupakan nama-nama besar, meliputi Amazon, Apple, BlackBerry, Lenovo, LG, Verizon Wireless, dan sebagainya.

Dikutip dari laman The Next Web, kedua perusahaan tersebut dikabarkan terkena tipu dengan nilai lebih dari US$ 100 juta, atau sekitar Rp 1,3 triliun selama dua tahun terakhir ini.

Hal ini terkuak saat seorang pria asal Lithuania bernama Evaldas Rimasauskas ditangkap Departemen Hukum Amerika Serikat. Dia dituduh mendalangi skema kompromi email bisnis palsu yang menyebabkan dua perusahaan tersebut mengirimkan lebih dari USD 100 juta ke rekening penipuan.

Dikutip dari laman The Next Web, kedua perusahaan tersebut dikabarkan terkena tipu dengan nilai lebih dari US$ 100 juta, atau sekitar Rp 1,3 triliun selama dua tahun terakhir ini.

Hal ini terkuak saat seorang pria asal Lithuania bernama Evaldas Rimasauskas ditangkap Departemen Hukum Amerika Serikat. Dia dituduh mendalangi skema kompromi email bisnis palsu yang menyebabkan dua perusahaan tersebut mengirimkan lebih dari USD 100 juta ke rekening penipuan.

 

 
Solid Gold

 

 

 

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s