Polsek Bangkinang Kota Amankan Pelaku Pencurian Sawit di Perladangan Andalan Utama Pasir Sialang

Polres Kampar melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus pencurian buah sawit | PT Solid Gold Berjangka

 

PT Solid Gold Berjangka

Anggota Unit Reskrim Polsek Bangkinang Kota kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku di warung tersebut dan membawanya ke Polsek Bangkinang Kota untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Habibahnil saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa tersangka saat ini telah diamankan di Polsek Bangkinang Kota untuk menjalani proses penyidikan.

Ditambahkan Kapolsek bahwa dari hasil interogasi terhadap tersangka, diketahui bahwa AD alias EN ini telah dua kali melakukan pencurian di lokasi tersebut.

Pelapor kemudian mengamankan pelaku dan membawanya kekantor kebun Andalan Utama, namun pelaku kemudian kabur sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangkinang Kota.

Polsek Bangkinang Kota yang dilapori kejadian tersebut kemudian mencari keberadaan pelaku, namun yang bersangkutan telah kabur dan tidak pulang ke rumahnya.

Keberadaan pelaku terendus oleh Unit Reskrim Polsek Bangkinang Kota pada hari Selasa (2/5/2017) sekira pukul 18.30 wib, saat itu tersangka tengah berada disebuah warung yang berada di Dusun Teratak Kel. Pasir Sialang.

Bersama tersangka juga diamankan barang bukti berupa 56 tandan buah sawit dan becak motor merk honda BM-5714-FJ.

Pencurian ini terjadi pada hari Sabtu (28/1/2017) sekira pukul 18.00 wib, saat itu pelapor selaku Satpam kebun Andalan Utama tengah melaksanakan patroli diareal kebun dan melihat pelaku menggunakan becak yang berisikan buah sawit.
Unit Reskrim Polsek Bangkinang Kota Polres Kampar melakukan penangkapan terhadap tersangka kasus pencurian buah sawit di Perladangan Andalan Utama wilayah Pasir Sialang Kec. Bangkinang pada Selasa (2/5/2017) pukul 18.30 wib.

Tersangka kasus pencurian yang diamankan Polsek Bangkinang Kota ini adalah AD alias EN (LK 34) warga Teratak Kelurahan Pasir Sialang Kec Bangkinang Kab. Kampar.

Go-Jek Angkat Bicara Soal Modus Pencurian Pakai Jaket Ojek Online | PT Solid Gold Berjangka

Imbauannya agar tetap waspada dan hati-hati apabila ada ojek online yang sedang berhenti di depan rumah, depan ruko, terutama di perumahan yang sedang menunggu atau stand by,” kata Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Yuldi Yusman.

Dua pemain besar dalam bisnis ojek online, baik Go-Jek dan Grab, menyatakan kesiapan mereka untuk bekerjasama dengan pihak berwenang dalam mengusut kasus ini.

Kepolisian telah mengimbau masyarakat untuk ikut memperhatikan kondisi sekitarnya dan tidak sungkan untuk bertanya kepada mereka yang berseragam ojek online, serta terlihat mencurigakan.

Baru-baru ini beredar video pria berseragam ojek online yang bekerjasama dengan temannya untuk mencuri di sebuah rumah. Pada Maret lalu, ada juga peristiwa pencurian di sebuah kafe di Tebet, Jaksel, pelakunya pria berseragam ojek online.

Pihak Go-Jek mengakui ada segelintir oknum yang menyalahgunakan kepercayaan masyarakat terhadap mitra pengemudi ojek online. Perusahaan berharap perilaku negatif itu tidak merugikan ratusan ribut mitra ojek online yang memiliki niat kerja dan melayani pelanggan.

Perusahaan Go-Jek turut angkat bicara menanggapi aksi pencurian dengan modus baru di mana pelakunya mengenakan jaket dan atribut ojek online untuk menghilangkan kecurigaan saat menjalankan aksi.

14 Kasus Kejahatan per Hari, Pencurian Marak Menjelang Ramadan | PT Solid Gold Berjangka

Kasus narkotika juga mengemuka. Polsek Bintan pernah mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 16 kilogram dan 1.005 butir pil ekstasi. “Polresta Barelang juga mengamankan 7 orang terduga pengedar narkoba dengan barang bukti 1.266,72 gram sabu-sabu, 44 butir pil ekstasi dan 14,15 gram heroin,” ujarnya.

Ada juga kasus penculikan warga Malaysia yang diungkap Bareskrim Polri dan Polda Kepri. “Kami juga mengamankan 5 orang terduga pelaku curas pecah kaca mobil di wilayah Polresta Barelang,” ucapnya.

“Jumlah kasus dan penyelesaian itu untuk seluruh kesatuan Polres, Polresta, maupun Polda Kepri,” kata Erlambang, Jumat (28/4).

Meski ada penurunan tindak kejahatan pada triwulan pertama tahun ini, kata Erlangga, tapi kasus pencurian biasa masih tinggi. “Tahun ini, triwulan pertamanya ada 227 kasus, penyelesaiannya baru 89 kasus,” ungkapnya.

Kasus kejahatan yang menonjol, kata dia, adalah tindak pidana pungutan liar terhadap para pedagang pasar Bintan Centre KM IX Tanjungpinang. Sementara kasus pungli di Batam belum masuk rekapan triwulan pertama.

Pencurian memang menjadi momok utama kasus kejahatan di Kepri. Sepanjang triwulan pertama 2017 ini, ada 1.232 kasus kejahatan yang terjadi dengan 227 di antaranya adalah kasus pencurian.

Jika dibandingkan, ada penurunan kasus kejahatan dibanding tahun 2016 lalu yang mencapai 1.510 kasus. Namun, kasus pencurian tahun lalu hanya 201 kasus.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga mengatakan, dari 1.232 kasus kejahatan tersebut, separuhnya atau 611 kasus sudah diselesaikan.

Demi memperketat keamanan, warga RW 19 Kavling Senjulungbaru Telagapunggur, bahkan kini membangun gapura beserta portal dan pos penjagaan. Sistem keamanan keliling (Siskamling) diberlakukan warga. “Sebelum dibangun, hampir tiap hari warga kehilangan motor,” kata Mursalim Ketua RT VI di RW 19 itu.

Sejumlah perumahan lain juga melakukan hal yang sama, terutama di perumahan yang kerap kebobolan. Di perumahan Baverly Boulevard Batam Centre, misalnya. Setiap tamu yang masuk diperiksa dan ditanya tujuan dan keperluannya oleh sekuriti. Tiap jam pengawal perumahan juga berkeliling memastikan keamanan.

“Pemilik rumah juga mulai memasang kamera CCTv untuk antisipasi lagi,” kata Dedi sekuriti di perumahan tersebut.

Sebelum pintu besi itu terpasang, sepeda motor miliknya yang diparkir dalam rumah raib. Engsel pintu rumah dengan mudah dirusak maling. “Kalau sudah pakai pintu besi seperti ini amanlah,” katanya kepada KORAN SINDO BATAM, Minggu (30/4).

Tak hanya Adrayang makin memperketat keamanan rumahnya. Beberapa warga juga melakukan upaya antisipasi agar maling tak leluasa melancarkan aksi mereka. Selain memasang pagar rumah, motor-motor yang terparkir di luar rumah dikunci menggunakan gembok.

Pintu terali besi terpasang kokoh menutup pintu utama rumah Adra (43) di Kavling Baru Telagapunggur. Ia sengaja menambah keamanan rumahnya untuk menghindari maling yang pernah menyatroni.

da 1.232 kasus kejahatan di Kepri sepanjang triwulan pertama tahun ini atau ada 14 kasus kejahatan per hari. Angka ini turun dibanding tahun lalu yang mencapai 1.510 kasus. Namun kasus pencuriannya lebih tinggi dibanding tahun lalu.

 

 
PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s