Jadi Korban Penipuan, Puluhan Orang Lapor ke Polres Jaktim

30 orang korban penipuan pembangunan rumah di Jakarta Timur | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Terkait hal tersebut, Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Wasiem membenarkan kasus tersebut. Saat ini proses penyidikan masih berlangsung dan pihaknya akan menindak lanjuti seluruh laporan yang diberikan oleh korban. ”Untuk saat ini kami belum bisa memastikan apakah tuntutan korban bisa terpenuhi atau tidak. Sebab penyidikan terhadap pelaku masih berlangsung,” katanya.

Saat itu, lanjut Jefry, pelaku berjanji bulan Juni 2013 bangunan rumah telah berdiri tegak dan bisa ditempati. Namun sampai saat ini tidak ada satupun bahan material yang diletakan di atas tanah rumahnya itu dan beralasan kalau tanah tersebut bermasalah. ”Tanah yang kami beli masih berstatus sengketa. Setelah itu Martono tidak bisa lagi dihubungi,” ungkapnya.

“Kami mengenal Martono sebagai pemain lama dalam hal penjualan perumahan. Makanya kami percaya dan tertarik untuk membeli rumah itu,” ujarnya.

Dari kepercayaan itulah, lanjut Jefry, dirinya menjalani proses layaknya pembelian rumah baru. Seperti melengkapi dokumen identitas diri, melakukan interview kepada bank, dan membayar uang muka. Semua proses tersebut berjalan lancar. ”Lalu saya membayar cicilan rumah sebanyak Rp300 juta telah diserahkan ke Martono,” tambahnya.

Jefri Siaahan, 41, salah seorang korban mengatakan, ia bersama warga lainnya menuntut pihak perumahan bisa mengembalikan seluruh uang yang sudah dibayarkan. Pasalnya, sudah hampir dua tahun menunggu, rumah yang didambakan tak juga didapatkan. ”Rata-rata setiap korban mengalami kerugian sebesar Rp300 juta atas uang yang sudah disetorkan,” katanya, Kamis (4/5).

Dalam hal itu, mereka meminta polisi untuk segera meringkus Martono yang merupakan seorang penipu. Pasalnya, ketika itu pelaku menawarkan perumahan di Cipayung dengan tipe 45 dijual dengan harga Rp600 juta.

Sebanyak 30 orang korban penipuan pembangunan rumah di Jalan Mini Asri, Cipayung, Jakarta Timur, mendatangi Polres Jakarta Timur, Kamis (4/5). Mereka melaporkan ulah pengembang perumahan yang sudah dua tahun tak juga memberikan rumahnya.

Dalam kasus itu warga yang melapor mengaku sudah menyetorkan sejumlah uang untuk mendapatkan tempat hunian. Bila ditotal, uang yang seluruh warga, mencapai Rp6 miliar yang saat ini dibawa kabur pengembang proyek tersebut.

Sebagian Korban Penipuan dan Kekerasan, Dinsos Pulangkan 23 Orang Terlantar | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Tak jarang, Dinsos juga berkoordinasi dengan paguyuban daerah untuk memulangkan orang yang bersangkutan. Ine melanjutkan, untuk pemulangan orang terlantar ini, memang ada ketegorinya tersendiri.

“Klo manula atau ibu dengan bawa anak, kami pertimbangkan mereka dapat pulang,” kata Ine.

Biasanya untuk kasus orang terlantar ini, kami kesulitan menghubungi keluarganya. Tapi kalau keluarganya dapat dihubungi, keluarganya yang kami minta untuk memulangkan,” ujar dia.

Dari Januari hingga April 2017, sudah 23 orang terlantar yang kami pulangkan,” kata Kasi Jaminan Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Ine Julianti Raharjo.

Tak dipungkirinya dari kebanyakan kasus orang terlantar tersebut, ada yang menjadi korban penipuan. Selain itu, ada juga yang menjadi korban tindak kekerasan dengan daerah sasaran pemulangan ke Jawa dan wilayah Sumatera.

Hingga April 2017, setidaknya ada 23 kasus orang terlantar yang ditangani Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi realisasi anggaran triwulan I tahun anggaran 2017, antara Komisi IV DPRD Kota Batam dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Jumat (5/5/2017).

Pelaku Penggelapan Dana Iklan Rp22 Miliar Didi Kaswall Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Depan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang

Diberitakan sebelumnya, agency iklan dari PT Optima Kaswall dan PT Kaswall Dinamika Adrian Kusnadi atau yang biasa disebut Didi Kaswall melakukan pemasangan iklan di sejumlah media televisi naungan MNC Group sejak 2013.

Namun, setelah iklannya terpasang, Didi tidak melunasi pembayaran yang disepakati. Ia hanya menyerahkan giro senilai Rp22 miliar. Akan tetapi, giro yang diberikan Didi tidak bisa dicairkan alias bodong.

Ketika ditanya barang bukti apa saja yang diamankan, Adnan enggan merinci. “Semua sudah lengkap, barang bukti juga sudah terkumpul, hanya menunggu proses selanjutnya,” ucapnya.

“Setelah kami serahkan itu menjadi tanggung jawab jaksa umum untuk segera disidangkan ,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andi Adnan mengatakan bahwa pelaku sudah ditahan di Mako Polres Metro Jakarta Barat.

“Kasus sudah P21, secepatnya tersangka dan barang bukti diserahkan, mungkin bisa minggu ini atau minggu depan,” ujarnya kepada Okezone, Senin (08/05/2017).

Seoarang agency iklan dari PT Optima Kaswall dan PT Kaswall Dinamika Adrian Kusnadi atau yang biasa disebut Didi Kaswall akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, pekan depan.

Didi Kaswal merupakan pelaku penipuan yang menggelapkan dana iklan saat memasang iklan di sejumlah media sejak 2013. Salah satu yang menjadi korban yakni RCTI, perusahaan media yang bernaung di bawah MNC Group.

 

 

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s