OPEC Pangkas Produksi Hingga Maret 2018, Harga Minyak Melonjak

Harga minyak dunia menguat | PT Solid Gold Berjangka

 

PT Solid Gold Berjangka

Pemangkasan ini dilakukan selama paruh pertama tahun 2017. Namun demikian, harga minyak mentah tidak banyak bergerak ke atas 50 dollar AS per barrel pada bulan-bulan awal 2017. Pasalnya, pasar masih dipasok minyak dalam jumlah yang cukup.

Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia, namun Arab Saudi adalah eksportir terbesar. Kedua negara tersebut mengendalikan produksi harian minyak dunia sebesar 20 juta bph, setara seperlima konsumsi harian global.

Menteri energi Arab Saudi Khalid Al-Falih dan menteri energi Rusia Alexander Novak bertemu di Beijing hari ini. Keduanya menyatakan pemangkasan produksi minyak mentah akan diperpanjang mulai pertengahan tahun ini hingga Maret 2018 mendatang.

OPEC yang dipimpin Arab Saudi dan beberapa negara produsen minyak utama non-OPEC yang dipimpin Rusia pada akhir tahun lalu sepakat memangkas produksi minyak sebesar 1,8 juta barrel per hari (bph).

Mengutip Reuters, acuan harga minyak Brent berada pada posisi 51,63 dollar AS per barrel. Angka ini menguat 79 sen atau 1,6 persen dari posisi pada penutupan sebelumnya.

Sementara itu, acuan harga minyak Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) berada pada posisi 48,61 dollar AS per barrel. Angka ini menguat 77 sen atau 1,6 persen.

Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Senin (15/5/2017).

Penguatan ini setelah menteri energi Arab Saudi dan Rusia dalam pernyataan bersama mengatakan pemangkasan produksi minyak oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dapat diperpanjang mulai pertengahan tahun ini hingga Maret 2018.

Pengurangan Produksi Disepakati Hingga Maret 2018, Brent Tembus Level 51 | PT Solid Gold Berjangka

 

Para produsen utama didesak untuk mempertimbangkan perpanjangan upaya pemangkasan, mengingat harga minyak mentah yang telah merosot sekitar US$50 per barel akibat pasar tetap dipenuhi oleh suplai bahkan setelah kesepakatan itu berjalan.

Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia, sementara Arab Saudi merupakan eksportir terbesar. Bersama-sama, mereka mengendalikan sekitar 20 juta bph dalam jumlah produksi harian atau setara dengan seperlima konsumsi global setiap hari.

Mereka akan menyampaikan posisi mereka dalam pertemuan OPEC dan negara-negara lain pada 25 Mei di Wina.“Kesepakatan tersebut perlu diperpanjang mengingat kita tidak akan mencapai tingkat yang diharapkan pada akhir Juni. Oleh karenanya, kami beranggapan bahwa upaya itu kemungkinan lebih baik diakhiri pada akhir kuartal pertama 2018,” ujar Khalid Al-Falih, seperti dikutip Bloomberg.

Berdasarkan kesepakatan saat ini, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), di mana Arab Saudi adalah pemimpin de-facto, dan produsen lainnya termasuk Rusia berjanji untuk memangkas produksi sebesar hampir 1,8 juta barel per hari (bph) selama paruh pertama tahun ini.

Dalam sebuah briefing, seperti dilansir Reuters, Khalid al-Falih menegaskan bahwa langkah pemangkasan produksi berikutnya akan sesuai dengan kesepakatan yang berjalan saat ini.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah briefing tersebut, kedua menteri sepakat untuk melakukan apapun yang diperlukan untuk mengurangi persediaan global ke tingkat rata-rata lima tahun mereka serta menyatakan optimisme bahwa mereka akan mendapatkan dukungan untuk upaya perpanjangan periode tersebut dari produsen lainnya.

Menteri energi Saudi Khalid al-Falih beserta rekannya dari Rusia Alexander Novak hari ini di ibukota China, Beijing, memberi pernyataan bersama atas kesepakatan untuk memperpanjang pemangkasan produksi minyak mentah dari pertengahan tahun ini hingga Maret 2018.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk menyeimbangkan kembali pasar minyak mentah global.

Harga minyak mentah dunia melonjak sekitar 1,5% pada perdagangan siang ini (Senin, 15/5/2017), setelah menteri energi Arab Saudi dan Rusia memberi pernyataan bahwa upaya pemangkasan produksi minyak mentah yang dipimpin OPEC akan diperpanjang hingga Maret 2018.

Harga minyak WTI kontrak Juni 2017 menguat 1,55% atau 0,74 poin ke US$48,58 per barel pada pukul 11.07 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,02% di posisi 47,85.

Adapun patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Juli 2017 menanjak 1,48% atau 0,75 poin ke US$51,59, setelah dibuka naik tipis 0,02% atau 0,01 poin di posisi 50,85.

Arab Saudi-Rusia Perpanjang Pangkas Produksi Minyak hingga Maret 2018 | PT Solid Gold Berjangka

 

Di bawah perjanjian saat ini, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) yang dipimpin Arab Saudi secara de-facto, dan produsen lain termasuk Rusia berjanji untuk memotong produksi minyak mereka sebesar hampir 1,8 juta barel per hari (bpd) sepanjang paruh pertama tahun ini. Para produsen utama telah dipaksa untuk mempertimbangkan memperpanjang masa waktu pemotongan produksi.

Pasalnya dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak dunia terus menunjukkan penyusutan pada kisaran USD50 per barel. Namun kini pasat diyakini akan kembali stabil, setelah kesepkatan saat ini. Rusia sendiri merupakan produsen minyak terbesar di dunia dan Arab Saudi adalah eksportir terbesar. Bersama-sama, mereka mengontrol sekitar 20 juta bpd dalam output harian, setara dengan seperlima dari konsumsi global sehari-hari.

Seperti dilansir Reuters, Senin (15/5/2017) tahapan berikutnya yakni syarat-syarat antar keduanya sebagai bagian dari kesepakatan, seperti dikatakan Menteri Eneri Saudi Khalid al-Falih saat melakukan pertemuan bersama di Beijing bersama dengan rekan Rusia Alexander Novak. Kabar ini membawa harga minyak dunia naik lebih dari 1,5% dalam perdagangan Asia.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah menggelar pertemuan, kedua Menteri setuju untuk melakukan apa pun untuk mengurangi persediaan global. Mereka juga menyatakan optimisme terkait mempertahankan dukungan dari produsen lain terkait kebijakan pemotongan produksi.

Arab Saudi dan Rusia telah sepakat untuk memperpanjang masa waktu pemangkasan produksi sampai dengan Maret 2018. Ini menjadi upaya terakhir mereka untuk menyeimbangkan pasar minyak global, seperti disampaikan kedua Menteri Energi dari dua produsen minyak utama tersebut.

 

 
Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s