BMW Stop Produksi Sementara di Tiga Negara

BMW, bersiap menghentikan produksi sementara di Jerman, China, dan Afrika Selatan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Rebstock menambahkan, informasi penghentian produksi akan dikabarkan pihak BMW lebih lanjut lagi, yang masih dikarenakan kurangnya pasokan kebutuhan komponen. Kondisi ini berpengaruh pada produk Seri 1 sampai Seri 4.

“Satuan tugas terus-menerus berupaya memecahkan masalah ini,” ucap Rebstock.

Dari sisi perfoma, pembuat mobil yang berbasis di Munich ini, mengalami kenaikan volume penjualan 5,2 persen pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya. Namun, ini masih terbilang kecil, jika dibanding dengan Mercedes Benz yang sampai 16 persen.

Fasilitas Leipzig telah ditutup sejak Jumat, di mana pabrik BMW lain di Munich sudah harus tesendat sejak pekan lalu, karena pemasok komponen asal Italia, tidak dapat melakukan pengiriman yang dipersyaratkan.

“Kami tidak bisa mengatakan pada saat ini, bahwa penghentian produksi akan berakhir,” ujar Rebstock.

Pabrikan asal Jerman, BMW, bersiap menghentikan produksi sementara di Jerman, China, dan Afrika Selatan. Kondisi ini terjadi karena BMW mengalami kekurangan pasokan komponen kemudi.

Mengutip Autonews, Senin (29/5/2017), kegiatan produksi di pabrik Shenyang, China, dan Rosslyn, Afrika Selatan, kemungkinan akan berhenti selama satu hari, sementara pabriknya di Leipzig, Jerman, diperkirakan akan ditutup sebagian. Ini seperti dikatakan Michael Rebstock, juru bicara BMW.

 

Produksi 4 Model Mobil BMW Ini Terganggu karena Pasokan Komponen Terhambat | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

Sementara itu Bosch menegaskan pihaknya juga mengalami masalah yang sama. Perusahaan tidak bisa menyediakan komponen gear setir dalam jumlah yang cukup kepada BMW karena sebuah perusahaan sub-supplier asal Italia juga mengalami masalah dalam memasok bahan baku.

“Komponen utama dari sistem setir adalah blok, yang Bosch dapatkan dari sub-supplier di Italia. Kami tidak bisa melakukan pengiriman karena ada masalah dengan supplier ini,” demikian pernyataan Bosch. BMW dan sub-supplier sedang berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah ini.

Supplier kami, Bosch, saat ini tidak mampu menyediakan jumlah komponen gear setir yang cukup untuk model BMW Seri 1, Seri 2, Seri 3, dan Seri 4,” demikian isi pernyataan BMW.

BMW menegaskan bahwa berkurangnya pasokan komponen ini sangat merugikan perusahaan.

Pabrik di Tiexi, China, serta di Rosslyn, Afrika Selatan, tidak berproduksi. “Kami berharap Bosch, sebagai supplier yang bertanggung jawab, akan memberikan kompensasi atas kerugian ini.”

Dalam pernyataan yang dikutip Reuters, BMW menyatakan bahwa ada kekurangan suplai komponen gear setir dari supplier Robert Bosch. Dampaknya adalah produksi mobil-mobil kelas mid-size terhenti.

Produsen mobil premium Jerman, BMW, akhirnya buka suara soal terhambatnya suplai komponen yang menyebabkan penghentian produksi mobil di beberapa pabrik. Tak hanya di Jerman, pabrik BMW di Afrika Selatan dan China juga terkena dampaknya.

 

Stok Komponen Habis, Tiga Pabrik BMW Stop Produksi | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

Bicara soal kerugian yang disebabkan karena penghentian produksi, BMW belum mau memberikan perkiraan nilai atau besaran jumlahnya. Dijelaskan, yang terpenting saat ini adalah tentang strategi perusahaan untuk bisa melanjutkan produksi dengan menyesuaikan pasokan suku cadang yang ada saat ini.

Sekarang BMW sedang berupaya mencari solusi untuk masalah ini, dengan kemungkinan melibatkan pemasok baru, atau perusahaan alternatif yang dapat menyediakan dan pembuatan suku cadang lebih cepat, daripada perusahaan Italia yang dilaporkan menjadi penyebab utama masalah ini.

Belum jelas kapan pabrikan mobil Jerman tersebut akan dapat memulai kembali produksinya. Kemungkinan besar penghentian ini berdampak terhadap jajaran produk dari 1-Series melalui model Seri 4.

Menurut laporan media lokal, sebagian perusahaan pemasok komponen BMW tidak bersedia dimintai keterangan terkait kekurangan pasokan suku cadang. Bahkan, para petinggi perusahaan tersebut menolak menyebutkan komponen jenis apa saja yang tidak tersedia, dari mana asalnya, dan nama perusahaan yang memasoknya.

BMW menghentikan sementara produksi mobil di ketiga pabriknya yang berada di Jerman, Tiongkok dan Afrika Selatan. Kondisi ini terjadi karena brand asal Jerman itu disebut mengalami kekurangan pasokan komponen.

Dikutip dari Autoevolution, penghentian produksi ini terkait pemasok suku cadang asal Italia yang tidak dapat mengirimkan komponen yang dibutuhkan tepat waktu. Akibatnya pabrik BMW yang berlokasi di Leipzig, Munich, Jerman, harus tutup sementara pada Jumat (26/5/2017).

 

 

Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s