Ini Kriteria Calon Pimpinan OJK Versi DPR

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 akan segera dipilih | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Karakteristik lain adalah calon pimpinan OJK harus mempunyai pemahaman mendalam terkait kondisi industri jasa keuangan secara riil. Menurut Mekeng, kebanyakan calon yang ada saat ini ialah para birokrat dan minim pelaku usaha.

“Tidak ada yang salah dengan birokrat selama dia memahami industri dengan benar dan bukan hanya teori,” ungkap Mekeng.

Oleh sebab itu, imbuh Mekeng, Komisi XI meminta masukan dari para pelaku usaha di industri jasa keuangan. Selain itu, pihaknya pun akan menelusuri rekam jejak dari para calon anggota dewan komisioner OJK dengan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng mengungkapkan, kriteria utama yang harus dipenuhi oleh calon pimpinan OJK, yakni pemahaman terkait industri jasa keuangan. Ini bukan hanya soal teori, namun juga praktik terkait aturan-aturan yang bakal diterbitkan.

“Kedua, masalah iuran yang begitu besar yang membebani industri, yang membuat mereka susah berkembang. Itu juga harus mereka pikirkan ke depannya,” tutur Mekeng di Gedung DPR/MPR, Senin (29/5/2017).

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 akan segera dipilih oleh Komisi XI DPR RI. Lalu, apa sebenarnya kriteria calon pimpinan OJK yang ideal di mata DPR?

Harapan Dirut BEI Untuk Bos OJK Baru | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

Dia mengatakan peran OJK dalam industri pasar modal sangat kritikal. OJK tidak hanya berperan untuk mengatur dan mengawasi pasar modal, namun juga terdapat efektivitas operasi secara teknis yang harus dijalankan oleh OJK. Salah satu contoh yakni terkait pengaturan SBN yang harus dibeli oleh dana pensiun.

Selain itu, dana yang diatur dan diawasi oleh OJK pun sangat besar mencapai Rp17 triliun yang berasal dari industri perbankan dan industri non bank. “Jadi dapat dilihat dahsyartnya koordinasi dari OJK,” katanya.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indnesia (BEI) Tito Sulistio menilai calon DKI OJK harus dapat berinteraksi dan mengetahui pasar secara langsung meskipun para calon bukan berasal dari praktisi pasar atau industri. Pasalnya menurutnya, anggota DK OJK seharusnya berasal dari praktisi yang dapat langsung mengetahui kondisi pasar.

“Apabila melihat dari beberapa negara seperti Inggris, Australia, Belanda, dan Jerman hampir semua anggotanya berasal dari praktisi,” kata Tito dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisis XI DPR RI, Senin(29/5).

Proses pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan calon anggota memasuki tahapan uji kepatuhan dan kelayakan atau fit and proper test. Asosiasi berharap jajaran OJK yang baru dapat menjalankan fungsi dan tugasnya tanpa menekan bagi laju bisnis industri.

Saat ini terdapat 14 calon yang terpilih Panitia Seleksi OJK sebagai calon anggota Dewan Komisioer OJK. 14 nama tersebut kemudian akan dikerucutkan menjadi 7 nama yang akan dipilih oleh DPR RI.

Ini Harapan Asosiasi Emiten untuk Calon Pimpinan OJK | PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar

 

Calon pimpinan OJK juga harus memiliki kemampuan eksekusi dan keberanian untuk menerapkan penegakan hukum tanpa membedakan emiten. Menurut dia, selama ini ada perbedaan perlakuan antara emiten BUMN dan emiten swasta.

“Intinya harapan kami adalah pengurangan pungutan dan non diskriminasi, hubungan terbuka antara OJK dan pelaku (industri keuangan), pemberdayaan peran asosiasi di pasar modal, pembinaan emiten, dan insentif untuk yang IPO misalnya perpajakan,” ungkap Franky.

Di samping itu, calon pimpinan OJK juga diharapkan dapat menurunkan pungutan yang dibebankan kepada industri jasa keuangan. Pasalnya, menurut dia, pungutan tersebut dipandang diskriminatif.

Menurut Franky, pihaknya sudah membicarakan mengenai penurunan pungutan selama tiga tahun terakhir. Namun, tidak ada hasil yang dicapai.

Selain itu, anggota dewan komisioner OJK yang baru juga diharapkan dapat meningkatkan dan menambah jumlah emiten di pasar modal. Selain itu, harus diupayakan juga penambahan jumlah investor.

“Lebih mengondusifkan pasar modal dan melaksanakan promosi, penarikan para investor dan emiten baru,” tutur Franky.

Menurut Franky, pimpinan OJK yang baru diharapkan bisa memahami perannya sebagai pengawas. Selain itu, OJK juga harus mengetahui peran asosiasi industri jasa keuangan yang ada, semisal asosiasi terkait pasar modal.

“Ikuti aturan-aturan dan undang-undang yang ada. Jangan dilanggar seperti apa yang berjalan hari ini,” ujar Franky di Gedung DPR/MPR, Senin (29/5/2017).

Ketua Asosiasi Emiten Indonesia Franciscus Welirang menyatakan harapannya untuk calon anggota dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022. Ini diungkapkan Franky dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI.

 

 

 

PT Solid Gold Berjangka

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Makassar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s