Toyota Ingin Mobil Terbang Mengudara 2020, Diuji Akhir Pekan Lalu

Toyota sedang menyiapkan solusi kendaraan masa depan | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

 

Mobil terbang sudah menjadi impian berbagai perusahaan. Mulai dari perusahaan teknologi seperti Uber yang mengumumkan proyek taksi terbang pada tahun 2020 di Dallas-Fort Worth, Texas, dan Dubai.

Produsen pesawat terbang Airbus Group juga mengembangkan mobil terbang yang dibangun oleh perusahaan Urban Air Mobility. Namun langkah para perusahaan dalam membuat mobil terbang mengalami berbagai tantangan, salah satunya adalah meyakinkan pembuat regulasi dan masyarakat kalau mobil terbang bisa digunakan dengan aman. Pemerintah sendiri saat ini tengah disibukkan dengan aturan soal drone dan mobil tanpa sopir.

Pada saat pengenalan dan demonstrasi pada akhir pekan lalu, mobil terbang ini mampu naik dan turun selama beberapa detik. Nakamura menyebut, desainnya membutuhkan lebih banyak stabilitas sehingga prototipe mobil terbangnya bisa terbang kencang dan cukup tinggi untuk menjangkau api Olimpiade nanti.

Bulan lalu, Toyota dan beberapa perusahaan di grupnya menyetujui dana investasi sebesar 42,5 juta yen untuk mendorong proyek mobil terbang selama 3 tahun. Nakamura mengatakan pihaknya tengah berusaha memperbaiki desain agar menerima investasi lanjutan dari perusahaan.

Insinyur Cartivator bertujuan untuk membuat kendaraan terbang menjadi kendaraan listrik terkecil di dunia. Kendaraan terbang itu ditujukan agar dapat digunakan di daerah perkotaan kecil, dan diharapkan bisa dijual massal pada tahun 2025.

Mobil terbang bakal disapa Skydrive yang menggunakan teknologi drone, memiliki tiga roda, dan empat rotor. Skydrive diklaim akan menjadi mobil terbang terkecil di dunia dengan ukutan 2,9 m x 1,3 m. Kecepatan terbang maksimumnya mencapai 100 km/jam dengan ketinggian di atas 10 m.

‘Cartivator’, kelompok start-up yang terdiri dari 30 insinyur termasuk beberapa karyawan muda Toyota mulai mengembangkan mobil terbang pada 2014. Menurut Kepala Cartivator, Tsubasa Nakamura, mobil terbang itu masih dalam tahap awal pengembangan. Tim insinyur menargetkan untuk melakukan penerbangan berawak pertama pada akhir 2018.

Toyota sedang menyiapkan solusi kendaraan masa depan dengan mengembangkan mobil terbang. Insinyur yang didukung oleh Toyota Motor Corporation akhir pekan kemarin mulai memperkenalkan mobil terbang mereka.

Diberitakan Reuters, insinyur pengembang mobil terbang Toyota berharap, mobil terbang itu bisa mengudara di ajang Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang. Mereka berharap mobil terbang digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

Video Uji Coba Mobil Terbang Toyota | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

 

Langkah selanjutnya untuk proyek mobil terbang ini mencakup penyempurnaan desain menggunakan dana baru yang diinvestasikan oleh Toyota, dan berharap bisa terbang dengan seorang pilot di kendaraan itu sekitar tahun 2019, menjelang peluncuran kendaraan fungsional untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

Mobil terbang ini dibuat dalam kemitraan dengan Cartivator Resource Management, sebuah perusahaan teknologi kecil yang menginvestasikan hampir US$ 400 ribu untuk membantu menghidupkan proyek ini. Tes penerbangan ini berlangsung di sebuah lapangan sekolah di Jepang tengah, dekat markas Toyota.

Toyota telah menjajaki berbagai pilihan teknologi dan transportasi baru, termasuk kapal pesiar mewah dengan merek Lexus-nya. Perusahaan ini juga membayangkan dirinya sebagai peduli energi. Meski baru saja mengakhiri kemitraan dengan Tesla, ia telah mulai mengembangkan teknologi kendaraan listrik minggu lalu.

 

Proyek ini sebenarnya belum siap, seperti yang bisa Anda lihat di video Associated Press di atas. Prototipe awal mobil ini pada dasarnya adalah struktur sementara, baterai dan rotor, namun berhasil mencapai ketinggian kepala sebelum kembali ke bumi.

Idenya adalah bahwa mobil terbang kecil itu akan dapat dengan lancar beralih dari berkendara di darat ke angkasa, untuk mengantarkan obor Olimpiade pada tahapan terakhir dan secara resmi membuka acara tersebut.

Toyota sedang mengerjakan pengembangan mobil terbang, dengan tujuan memiliki sebuah mobil terbang berpengendara satu orang yang siap terbang tepat pada waktunya untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

Toyota Siapkan Mobil Terbang untuk Olimpiade Tokyo 2020 | PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang

 

Uber Technologies Inc asal Amerika Serikat mengumumkan rencananya mengembangkan layanan taksi terbangnya pada tahun 2020 di Dallas, Texas dan Dubai, Uni Emirat Arab.

Perusahaan pesawat komersial gabungan asal Eropa (Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris) yaitu Airbus Group juga sedang mengembangkan mobil terbang di bawah divisi yang disebut Urban Air Mobility.

Hanya saja para pembuat mobil terbang masih menghadapi sejumlah rintangan, diantaranya dari regulator dan masyarakat bahwa produk mereka bisa digunakan secara aman. Pemerintah di negara-negara tersebut masih bergulat dengan peraturan pesawat tidak berawak dan mobil tanpa sopir.

Saat ini, perusahaan-perusahaan di dunia sedang berlomba-lomba mengembangkan mobil terbang pertama atau kendaraan lepas landaas dan pendaratan vertikal (VTOL).
Pada Mei kemarin, Toyota Motor sepakat menggelontorkan uang 42,5 juta yen atau setara Rp5,1 miliar (estimasi Rp120 per yen) dalam proyek hingga tiga tahun ke depan.

( Baca : Ditarget 2020, Toyota Terus Kembangkan Mobil Terbangnya )

Nakamura sendiri bersama kelompoknya sedang bekerja keras memperbaiki rancangannya, dengan harapan dapat menerima investasi lanjutan yang lebih besar dari Toyota Motor.

Selama demonstrasi, model terbang ini mampu turun dan mengambang di tanah selama beberapa detik. Nakamura menambahkan desainnya membutuhkan lebih banyak stabilitas sehingga prototipenya bisa terbang kecang dan cukup tinggi untuk menyalakan api Olimpiade.

Insinyur Cartivator bertujuan mobil terbang ini bisa menjadi kendaraan listrik terkecil di dunia, yang dapat digunakan di daerah perkotaan kecil. Dan diharapkan pada tahun 2025, kendaraan terbang ini sudah bisa dikomersialkan.

Para insinyur yang tergabung dalam Toyota Motor Corp pada Sabtu (3/6/2017) mendemonstrasikan mobil terbang, yang diharapkan bisa mendukung upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas di Tokyo tahun 2020.

Mengutip dari Reuters, Sabtu (3/6), “Cartivator”, sebuah kelompok startup yang terdiri dari 30 insinyur yang didukung Toyota, mulai mengembangkan mobil terbang “Sky Drive” sejak tahun 2014.

Kepala Cartivator, Tsubasa Nakamura, mengatakan mobil terbang ini untuk sementara masih dalam tahap awal pengembangan. Dan mereka berharap dapat melakukan penerbangan berawak pertama pada akhir 2018.

 

Solid Gold

Advertisements
This entry was posted in PT Solid Gold Berjangka Cabang Semarang and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s